Habiskan Rp9,6 Miliar, Kawasan Industri Hasil Tembakau Sumenep Belum Beroperasi

Media Jatim
Gedung KIHT Sumenep
(Ongky Arista UA/Media Jatim) Gedung KIHT Sumenep di Kecamatan Guluk-Guluk.

Sumenep, mediajatim.com — Pembangunan gedung Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) tahap satu milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep sudah selesai.

Pembangunan KIHT tahap satu ini menelan biaya Rp9,6 miliar. Meskipun sudah dibangun, gedung yang berada di Kecamatan Guluk-Guluk ini belum difungsikan sampai saat ini.

Sekretaris Komisi II DPRD Sumenep Irwan Hayat mengatakan, tidak beroperasinya KIHT ini karena pembangunannya belum sepenuhnya selesai.

“Pagarnya belum selesai, peralatan penunjang dan perangkat kebutuhan lainnya juga belum ada,” ungkapnya kepada mediajatim.com, Senin (19/6/2023).

Irwan menambahkan, terkait pengawasan KIHT, pihaknya tidak memiliki kewenangan penuh karena anggaran pembangunannya berasal dari Kementerian Keuangan melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Baca Juga:  Pasar Kolpajung Pamekasan Dibangun Berstandar Modern Indonesia, Bupati Baddrut Paparkan Prosesnya dari 2019

Secara kebijakan, lanjut Hayat, pihaknya tetap mempertanyakan terkait fungsi dan manfaatnya.

“Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag) diawal menyampaikan kepada kami bahwa mereka optimis akan sesuai dengan master plan yang telah direncanakan,” jelasnya.

Sesuai master plan tersebut, KIHT ini akan mengakomodir pelaku industri rokok yang tidak memiliki akses ke bea cukai dan tidak punya modal.

“Melalui KIHT ini, mereka akan difasilitasi,” imbuhnya politisi PKB itu.

Dia berharap agar kawasan industri rokok tersebut segera beroperasi supaya keberadaannya tidak mubazdir.

Baca Juga:  Jelang Pemilu 2024, Pj Bupati Bangkalan Larang ASN Pakai Seragam Korpri dan PDH Putih

“Kabar terakhir yang kami terima, selain infrastruktur dan alat-alat yang belum lengkap, juga dikarenakan siapa saja yang akan mengelola masih belum jelas,” pungkasnya.

Kepala Diskop UKM dan Perindag Sumenep Chainur Rasyid tidak memberikan komentar apa pun saat dihubungi mediajatim.com, Senin (19/6/2023).

“Saya lagi perjalanan ke Surabaya, baiknya sampean langsung ke kantor saja, temui sekretaris saya,” ujarnya.(fa/ky)