IMG-20240616-WA0023
IMG-20240616-WA0022
IMG-20240616-WA0001

Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan Gubernur Khofifah Hadiri Dies Natalis ke-37 Unija Madura

Media Jatim
Unija
(Ongky Arista UA/Media Jatim) Rektor Unija Sjaifurrachman (kiri) saat sambutan di depan forum yang dihadiri Wapres RI Prof. Ma'ruf Amin dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Dies Natalis ke-37, Rabu (9/8/2023).

Sumenep, mediajatim.com — Wakil Presiden (Wapres) RI Prof. KH. Ma’ruf Amin bersama istri Hj. Wury Estu Handayani hadir dalam acara Dies Natalis ke-37 Universitas Wiraraja (Unija) Madura di Kabupaten Sumenep, Rabu (9/8/2023).

IMG-20240615-WA0011
IMG-20240616-WA0002
IMG-20240615-WA0010
IMG-20240616-WA0003
IMG-20240616-WA0005

Selain Wapres, juga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang hadir dalam Dies Natalis ke-37 Unija Madura tersebut.

IMG-20240616-WA0004
IMG-20240616-WA0007
IMG-20240616-WA0008
IMG-20240616-WA0006
IMG-20240616-WA0009

Pada acara ini, Prof. KH. Ma’ruf Amin hadir sebagai pembicara dalam Orasi Ilmiah bertajuk, “Bersama Wiraraja Membangun Karya sebagai Investasi Peradaban Bangsa”.

IMG-20240616-WA0017
IMG-20240616-WA0014
IMG-20240616-WA0018
IMG-20240616-WA0031
IMG-20240616-WA0024

Prof. Ma’ruf Amin membuka orasinya dengan membawa isu global yang salah satunya berkenaan dengan pemanasan global. “Planet bumi semakin memanas akibat krisis iklim,” terangnya.

Krisis iklim ini, kata Kiai Ma’ruf, menjadi ancaman bagi manusia dan negara. “Laporan PBB, tinggi permukaan air laut terus meningkat, ini akan berdampak kepada hilangnya teritorial sebuah negara,” imbuhnya.

Baca Juga:  Meskipun di Pulau Kecil Tak Berlistrik, BMT NU Giliraja Ini Bisa Lahirkan Anak Usaha

Di sisi lain, lanjut Kiai Ma’ruf, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengonfirmasi hal tersebut.

“BRIN mengonfirmasi dan memperkirakan 115 pulau di Indonesia akan tenggelam pada tahun 2100 karena krisis iklim,” bebernya.

Untuk mengatasi situasi di atas, kata Kiai Ma’ruf, perlu peran cendikiawan untuk memikirkan probelm-problem global yang berdampak termasuk bagi Indonesia.

“Di hadapan kaum terdidik hari ini saya titipkan tugas untuk merawat eksistensi dan mendorong kemajuan bangsa di tengah persoalan global yang semakin kompleks ini,” mintanya.

IMG-20240615-WA0017
IMG-20240615-WA0016
IMG-20240616-WA0026
IMG-20240616-WA0013

Sementara Rektor Universitas Wiraraja Sjaifurrachman mengucapkan terima kasih kepada Wapres dan Gubernur karena telah hadir di Dies Natalis ke-37 Unija Madura.

“Kami berbangga hati, dan selamat datang di kampus Cemara tercinta, kampus Pencetak Cendikiawan Madura (Cemara, red),” ungkapnya.

Pada Dies Natalis ke-37, Unija Madura tercatat telah berhasil meraih berbagai macam prestasi. “Saat ini Unija peringkat 156 dari 2.136 perguruan tinggi di Indonesia, di Jawa Timur, Unija peringkat 28,” beber Sjaifurrachman.

Baca Juga:  Bentuk Generasi Sehat, PMM-DN III UTM Cegah Stunting dan Bersihkan Pantai Lon Malang Sampang

Peringkat tersebut berdasarkan penilaian ranking prestasi yang dilakukan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur.

“Serta, Unija menjadi kampus swasta terbaik di Madura, dan prestasi ini juga diperkuat oleh keberhasilan Unija mendapat akreditasi institusional baik sekali berdasarkan keputusan BAN-PT 2020,” paparnya.

Lebih dari itu, kata Sjaifurrachman, Unija juga mendapat penghargaan peringkat dua LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur sebagai perguruan tinggi yang telah mengimplementasikan antiintoleransi, antiperundungan dan antikekerasan seksual.

“Dan Unija juga menjadi kampus hijau ramah lingkungan, kalau Anda semua masuk Unija di sini banyak pohon cemara dan itu wujud kami cinta lingkungan,” tambahnya.

Sjaifurrachman berharap, Unija semakin maju ke depan. “Dan ini tentu telah diiringi tenaga kependidikan Unija yang semakin baik dan berkualitas,” pungkasnya.

Untuk diketahui, selain dihadiri Wapres dan Gubernur, Bupati Sumenep Achmad Fauzi, Forkopimda, pimpinan OPD setempat dan Budayawan Nasional D. Zawawi Imron juga hadir pada Dies Natalis ke-37 Unija, termasuk para rektor se-Madura.(*/ky)