Korban Pikap Drumben Terguling di Waru Pamekasan: Satu Dislokasi dan Tiga Orang Gegar Otak!

Media Jatim
Korban kecelakaan pikap drumben
(Dok. Media Jatim) Korban pikap drumben terguling saat dirawat di Puskesmas Tanjung Pregi, Senin (28/8/2023) pagi.

Pamekasan, mediajatim.com — Mobil pikap yang membawa pasukan drumben asal Desa Tlagah, Kecamatan Pegantenan, terguling saat menikung di Jalan Raya Tampojung Guwa, Kecamatan Waru, Senin (28/8/2023) sekitar pukul 06.14 WIB.

IMG-20240220-WA0010
IMG-20240220-WA0008

Pascakejadian, para penumpang yang mengalami luka ringan dan berat langsung dilarikan ke Puskesmas Tampojung Pregi untuk mendapatkan perawatan medis.

Kepala Puskesmas Tampojung Pregi Agus Setiawan mengatakan, semua korban kecelakaan pikap yang hendak menuju ke acara Festival 17 Agustus 2023 Kecamatan Waru tersebut sudah dipulangkan dan dirujuk ke RSUD.

“Jumlah korban 11 orang, lima orang pulang ke rumah masing-masing, sedangkan lima korban dirujuk ke RSUD Smart, dan satu ke RSUD Mohammad Noer,” ungkapnya kepada mediajatim.com, Senin (28/8/2023).

Agus menambahkan, dari enam korban yang dirujuk ke RSUD, satu mengalami luka parah dan terbuka di bagian tangan.

“Ada yang dirujuk karena perpindahan sendi di bahu kanan atau dislokasi, dan ada yang tidak sadar itu tiga orang, kemungkinan gegar otak, namun untuk ringan dan beratnya nanti hasil pemeriksaan di RSUD,” terangnya.

Baca Juga:  Di Hari Ketiga Pendaftaran Caleg, Baru Dua Parpol yang Koordinasi ke KPU Sumenep

Untuk supir, lanjut Agus, pihaknya tidak mengetahui atas nama siapa dan luka yang diderita apa.

“Kemungkinan besar untuk supir tidak mengalami luka serius,” pungkasnya.(rif/ky)