Segenap pimpinan dan karyawan_20240408_235739_0000

Jalan Lingkar Selatan Bangkalan Bakal Sedot APBN Rp700 Miliar, 3 Kecamatan Akan Dilewati!

Media Jatim
Jalan
(Dok. Media Jatim) Salah satu akses jalan yang akan dibangun JLS, Jalan Raya Modung-Kwanyar saat diperbaiki oleh warga setempat pada 2023 lalu.

Bangkalan, mediajatim.com — Pemkab Bangkalan telah mengajukan permohonan anggaran pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) ke Kementerian Pembangunan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) RI pada awal Maret 2024 lalu.

8_20240408_234212_0006
21_20240408_234212_0019
5_20240408_234212_0003
2_20240408_234211_0000
3_20240408_234211_0001
10_20240408_234212_0008
Diskon_20240411_102039_0000

Kepala Seksi Infrastruktur dan Wilayah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bangkalan Feilgie Suryaprana menerangkan bahwa anggaran yang dibutuhkan dalam proyek jalan ini Rp700 miliar.

6_20240408_234212_0004
14_20240408_234212_0012
7_20240408_234212_0005
Diskon_20240408_235150_0000
24_20240408_234212_0022
13_20240408_234212_0011

Dalam permohonan yang diajukan ke Kementerian PUPR itu, kata Feilgie, Pemkab meminta agar rencana realisasi JLS–yang merupakan bagian dari proyek percepatan pembangunan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019–bisa dilaksanakan menggunakan APBN.

“Anggaran Rp700 miliar tersebut untuk pembebasan lahan, hingga selesai. Karenanya tidak memungkinkan jika menggunakan APBD,” ungkapnya, Senin (1/4/2024).

9_20240408_234212_0007
20_20240408_234212_0018
15_20240408_234212_0013
17_20240409_074953_0000
16_20240408_234212_0014
Diskon_20240409_180711_0000

Berdasarkan hasil kajian Bappeda Bangkalan, terang Feilgie, JLS ini nanti akan memiliki panjang hingga 30 kilometer, melewati tiga kecamatan, yakni Modung, Kwanyar, dan Labang.

“Untuk detail desa mana saja yang akan dilewati, masih menunggu Detail Engineering Desain (DED),” tuturnya.

Baca Juga:  Polres Pamekasan Kirim 1 Truk Bantuan untuk Korban Banjir di Jawa Tengah

Sementara untuk target pengerjaan proyek, lanjut Feilgie, masih belum diketahui. Jadwal pengerjaan JLS baru bisa diketahui setelah ada jawaban dari Kementerian PUPR.

Lebih lanjut Feilgie menerangkan, jika melihat Perpres 80/2019, JLS masuk prioritas kedua, yang pembangunannya harus dimulai di atas 2024.

“Kalau P1 itu dimulai sebelum 2024, sedangkan P2 dimulai setelah 2024. Semoga masih cukup waktu untuk menyelesaikan JLS,” pungkasnya.(hel/faj)

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang_20240410_124753_0000
4_20240408_232459_0003
6_20240408_232459_0005
1_20240408_232458_0000
Dinas lingkungan hidup kabupaten sumenep_20240408_232720_0000
7_20240408_232459_0006
3_20240408_232459_0002
8_20240408_232459_0007
2_20240408_232459_0001

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *