Segenap pimpinan dan karyawan_20240408_235739_0000

Belajar Kebijakan Pendidikan Agama, Pemkab Kutai Kartanegara Kunjungi Disdikbud Pamekasan

Media Jatim
Pendidikan
(Dok. Media Jatim) Rombongan Pemkab Kutai Kartanegara foto bersama dengan Kepala Disdikbud Pamekasan Akhmad Zaini (berkopiah), Selasa (2/4/2024).

Pamekasan, mediajatim.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan mendapat kunjungan kerja dari Pemkab Kutai Kartanegara dalam rangka studi banding terkait kebijakan pendidikan keagamaan, Selasa (2/4/2024).

8_20240408_234212_0006
21_20240408_234212_0019
5_20240408_234212_0003
2_20240408_234211_0000
3_20240408_234211_0001
10_20240408_234212_0008
Diskon_20240411_102039_0000

Dalam studi banding ini, Pemkab Kutai Kartanegara belajar ke Disdikbud Pamekasan terkait cara pembentukan karakter siswa melalui pendidikan agama.

6_20240408_234212_0004
14_20240408_234212_0012
7_20240408_234212_0005
Diskon_20240408_235150_0000
24_20240408_234212_0022
13_20240408_234212_0011

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan Akhmad Zaini mengatakan bahwa Pemkab Pamekasan memiliki beberapa kebijakan terkait pendidikan keagamaan.

23_20240408_234212_0021
18_20240409_074953_0001
11_20240408_234212_0009
12_20240408_234212_0010
22_20240408_234212_0020
19_20240408_234212_0017

“Mereka (Pemkab Kutai Kartanegara, Red.) ingin belajar bagaimana keberpihakan kami terhadap pendidikan keagamaan,” jelasnya, Selasa (2/4/2024).

Baca Juga:  Target Masuk 10 Besar dalam Kejuaraan Provinsi Jatim, Pemkab Sumenep Bina Kafilah MTQ

Disdikbud Pamekasan, tutur Zaini, punya beberapa kebijakan terkait pendidikan keagamaan. “Pertama, ada beasiswa santri yang diberikan kepada siswa yang belajar di pondok pesantren,” tukasnya.

Beasiswa santri ini, imbuh Zaini, diperuntukkan bagi santri yang tidak mampu, penghafal Al-Qur’an, dan yang berprestasi.

“Kami biayai, setiap bulannya Rp500 ribu, jumlah yang menerima beasiswa ini sudah lebih dari 6.000 santri,” tuturnya.

9_20240408_234212_0007
20_20240408_234212_0018
15_20240408_234212_0013
17_20240409_074953_0000
16_20240408_234212_0014
Diskon_20240409_180711_0000

Kedua, lanjut Zaini, Pemkab Pamekasan juga memberikan bantuan kepada guru agama yang melaksanakan Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada 2021.

Lebih lanjut Zaini menerangkan bahwa lembaga pendidikan di Pamekasan dari jenjang SD hingga SMP sudah punya program keagamaannya sendiri untuk membentuk karakter siswa-siswinya.

Baca Juga:  Seketika Itu Mental Langsung Drop seperti Bakal Mati dan Saya Segera Wujudkan Mimpi ke Paris

“Siswa SD di Pamekasan diwajibkan mengikuti program Uji Kompetensi Al-Qur’an (UKA) yang meliputi dua hal, baca tulis dan menghafal Al-Qur’an. Untuk siswa SMP ada program baca kitab gundul. Baik siswa SD dan SMP harus hafal Al-Qur’an minimal juz 30,” terangnya.

Bahkan selama Ramadan ini, ucap Zaini, para pelajar itu diwajibkan hafal surah Yasin dan mengikuti beberapa kegiatan keagamaan di sekolahnya masing-masing.

Kata Zaini, rombongan dari Kutai Kertanegara kagum dengan program Pemkab Pamekasan yang sangat mendukung terhadap pendidikan keagamaan.

“Bahkan ketika ditanya anggaran kami berapa, ternyata tidak sampai sepertiga dari anggaran mereka. Mereka sudah di angka triliunan, kami masih di angka miliaran,” pungkasnya.(fit/faj)

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang_20240410_124753_0000
4_20240408_232459_0003
6_20240408_232459_0005
1_20240408_232458_0000
Dinas lingkungan hidup kabupaten sumenep_20240408_232720_0000
7_20240408_232459_0006
3_20240408_232459_0002
8_20240408_232459_0007
2_20240408_232459_0001

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *