web media jatim
IMG-20250318-WA0019

Atensi Akurasi Data KPM, Mensos Minta Pendamping PKH se-Madura Berbenah! 

Media Jatim
Mensos
(Helmi Yahya/Media Jatim) Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf saat menyampaikan evaluasi kerja pendamping PKH di Pendopo Agung Kabupaten Bangkalan, Rabu (8/1/2025).

Bangkalan, mediajatim.com — Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf mengevaluasi kinerja ratusan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) se-Madura di Pendopo Agung Bangkalan, Rabu (8/1/2025).

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf mengatakan, kinerja pendamping PKH mulai hari ini harus berbenah menjadi lebih baik. Sebab, para pendamping akan segera menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Ada banyak perubahan pada proses pendataan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bansos. Ini harus jadi catatan semua pendamping PKH,” ungkapnya, Rabu (8/1/2025).

Kata Mensos yang akrab disapa Gus Ipul itu, ada dua jalur dalam pendataan KPM. Pertama, melalui data yang terstruktur dari kepala atau perangkat desa. Kedua, melalui jalur partisipasi.

Baca Juga:  Sidang Etik Bripka EP Penganiaya Kuli Bangunan Tak Kunjung Digelar, Propam Polres Sampang: Masih Penyidikan!

Pada jalur kedua ini, terang Gus Ipul, semua masyarakat dan pendamping dapat melakukan usulan dan sanggahan.

“Usulan dan sanggahan ini dapat dilakukan melalui website Cek Bansos. Sayangnya masih banyak pendamping PKH sendiri belum terbiasa menggunakan aplikasi ini,” jelasnya.

Gus Ipul menuturkan, proses pengajuan data KPM itu sangat penting demi akurasi penerima Bansos.

Jika melihat data yang sudah ada di aplikasi, ucap Gus Ipul, ternyata yang banyak hanya usulan, bukan sanggahan.

“Kemarin saya cek history-nya, selama ini ternyata banyak yang hanya usul-usul, tetapi tidak pernah menyanggah,” bebernya.(hel/faj)