Masyarakat Banyak Mengeluh Kenaikan Harga Garam

Mediajatim.com, Pamekasan – Masyarakat banyak mengeluh dengan kenaikan harga garam yang cukup drastis. Harga garam perkemasan naik hingga dua kali lipat bahkan lebih, dari harga sebelumnya.

Supi’ah (41), ibu rumah tangga asal Desa Dempo Barat, Kecamatan Pasean, berharap Pemerintah segera bertindak untuk bisa menurunkan harga garam tersebut. Karena dianggap tidak wajar harga garam naik begitu tingginya, apalagi Madura terkenal dengan salah satu pulau produksi garam terbesar di Indonesia.

“Kami harap Pemerintah menurunkan kembali harga garam,” ujar Supi’ah, Ahad (30/07).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan, Nurul Widiastutik mengungkapkan, harga garam pada tahun lalu berkisaran Rp.600,- sampai Rp.700,-/Kg. Namun sekarang mengalami kenaikan yang cukup signifikan mencapai Rp.3.200/Kg, naik 5 kali lipat.

Baca Juga:  Dinsos Bondowoso Salurkan Bantuan Sembako Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

Menurut Nurul, kenaikan harga garam dipengaruhi oleh terjadinya kelangkaan garam. Dan dia mengakui mahalnya harga garam ini mempunyai dampak positif dan negatif terhadap masyarakat.

“Positifnya harga garam naik sangat menguntungkan kepada para petani garam dan negatifnya banyak perusahaan kekurangan stok serta berdampak pada konsumen,” jelas Nurul.

 

Reporter: Marul Saleh

Redaktur: Sule Sulaiman

WhatsApp chat