oleh

Edukotourism School sebagai Langkah Inovatif di MTsN Sumber Bungur

Oleh: Mohammad Holis*)

Edukotourism School merupakan konsep madrasah yang mengejawantahkan dari al-aqlu as-salim fi al-jismi as-salim (akal yang sehat ada dalam tubuh yang sehat) dimana ungkapan ini sedikit memberikan gambaran, bahwa kesehatan fisik akan berpengaruh terhadap kesehatan akal, termasuk kecerdasan pikiran dan kecerdasan emosional. Madrasah dengan konsep ini menjadikan lingkungannya sehat, bebas polusi, kecukupan dalam ketersediaan oksigen bagi anak-anak merupakan keniscayaan yang harus dipenuhi agar belajar di Madrasah menjadi bergairah, menarik dan menyenangkan.

Enjoy full learning itulah yang menjadi target Madrasah Tsanawiyah Negeri Sumber Bungur Pamekasan dengan edukotourism-nya, sehingga peserta didik yang hadir ke Madrasah tidak hanya mau belajar tapi juga ada nuansa rekreatif (suatu tempat yang dapat menjadikan peserta didik yang fres, dan enjoy) atau green tourism yakni wisata peduli dan menghormati lingkungan, aksi konservasi, produk dan budaya lokal, dan produk daur ulang.

Edukotourism School merupakan menggabungkan tiga konsep yakni edukasi, ekologi dan tourism Madrasah Tsanawiyah Negeri Sumber Bungur Pamekasan, mencoba menggabungkan ketiga konsep itu dengan tujuan utamanya agar peserta didik dapat belajar dengan baik dengan nuansa rekreatif dan dapat meraih prestasi sesuai dengan harapan masyarakat baik prestasi akdemik maupun non akademik dan dapat tunjukkan dengan baik kepada stakeholder dan user.

Konsep inilah yang mengarahkan pada pemahaman tentang transformasi Madrasah kearah “edukotourism” (Edukasi, Ekologi, Tourism) sebagai inovasi dan pengembangan Madrasah Tsanawiyah Negeri Sumber Bungur Pamekasan, khususnya dalam aspek tujuan pendidikan dan implikasinya dalam proses pembelajaran serta outcome yang dihasilkannya. Tiga pertanyaan yang akan dijawab melalui konsep ini adalah bagaimana karakteristik Madrasah berbasis “edukotorism” (edukasi, ekologi, tourism) dan implementasi serta outcome-nya di Madrasah Tsanawiyah Negeri Sumber Bungur Pamekasan sebagai bentuk pemberdayaan lingkungan Madrasah dan masyarakat sekitar Madrasah.

Baca Juga:  OSIS MA Al-Falah Resmi Dilantik di Momentum Maulid Nabi

Sedikitnya ada tiga ciri Edukotourism School  MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan yakni:

Pengembangan kurikulum Madrasah dengan pendekatan kelas mata pelajaran menjadi ciri khas dari program ini, dan salah satu solusi dalam pengelolaan dan pengembangan Madrasah, sehingga peserta didik enjoy full learning. Konsepnya mengarah pada Model pengembangan kurikulum sentral desentral, yaitu proses pengembangan kurikulum yang menggabungkan kedua pendekatan administratif  yakni suatu pendekatan atau prosedur pengembangan kurikulum yang dilakukan oleh suatu tim atau para pejabat tingkat atas sebagai pemilik kebijakan (pengembangan kurikulum dari atas ke bawah) dan pendekatan grass roots yakni Suatu proses pengembangan kurikulum yang diawali dari keinginan yang muncul dari tingkat bawah (sekolah/guru).

Fasilitas madrasah yang didesain dengan memperhatikan kepedulian terhadap lingkungan  seperti kelas yang pencahayannya bagus, ketersediaan oksigen yang cukup, tanpa polusi udara, jajanan yang sehat tanpa pengawet dan pewarna di lingkungan Madrasah termasuk dibangunnya kantin sehat yang tujuannya untuk dijadikan tempat berdiskusi tentang panganan sehat dan kandungan gizi. Dan itu akan mempengaruhi  proses pembelajaran di Madrasah Tsanawiyah Negeri Sumber Bungur Pamekasan untuk meraih prestasi akademik dan non akademik, baik individual maupun kelompok/lembaga, dan bahkan  penggunaan barang-barang bekas sebagai media pembelajaran menjadi khas dalam rangka pelestarian lingkungan, termasuk menjadi tepat hidup beberapa jenis flora dan fauna dilingkugan madrasah. Salah satu yang menunjang terhadap kekhasan edukotourism school ini antara lain:

Baca Juga:  FT UIM Pamekasan Dorong Dosen Tingkatkan Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi

Kampung Pendidikan Sumber Bungur dengan konsep memanfaatkan 7 musholla dan 10 Kamar kecil masyarakat sekitar madrasah untuk diberdaayakan sebagai tempat belajar bersama masyarakat dengan peserta didik di MTsN Sumber Bungur.

Penyediaan tempat parkir oleh masyarakat sekitar dengan memanfaatkan lahan yang dimiliki masyarakat, tanpa harus melibatkan madrasah dalam mengelolaannya, artinya masyarakat memberlakukan parkir berbayar bagi peserta didik yang memanfaatkan lahan parkir, dan itu menguntungkan bagi masyarakat itu sendiri. Sehingga keberadaan madrasah akan menjadi pengaruh besar terhadap keberlangsungan perputaran ekonomi masyarakat sekitar madrasah

Kantin dan warung disekitar madrasah yang cenderung mengikuti keinginan madrasah bukan sebaliknya, sehingga dengan sendirinya program madrasah akan sejalan dengan kepentingan masyarakat secara umum.

Konsep Green Tourism Madrasah, lebih cenredung memanfaatkan fasilitas madrasah untuk ajang wisata, baik peserta didik atau stakeholder yang sekedar ingin berfoto dan berkunjung untuk melihat dan berwisata di madrasah. Sehingga madrasah menyiapkan produk lokal yang siap dipasarkan yakni: (1) teh herbal daun bungur, (2) dendeng daun singkong, (3) mie sayur yang semuanya sudah memiliki SIUP.

*) Kepala MTs Negeri Sumber Bungur/MTsN 3 Pamekasan