SMA Maarif 1 Pamekasan Hadirkan G 30/S Berbaksos

  • Bagikan

MediaJatim.com, Pamekasan – Selalu ada yang unik. Itulah yang melekat pada SMA Maarif 1 Pamekasan. Jika sebagian lembaga lainnya disibukkan dengan nonton bareng (nobar) film G 30/S PKI, tidak demikian halnya dengan lembaga pendidikan di bawah naungan NU tersebut.

Sako Maarif NU pangkalan SMA Maarif 1 Pamekasan melaksanakan Gerakan 30 September (G 30/S) dengan berbaksi sosial (baksos) kepada para dluafa dan anak yatim. Kegiatan tersebut dilakukan di tiga titik. Yakni, Dusun Sleman, Dusun Montoggah, dan Dusun Tengah Terrak. Semuanya berada di Desa Terrak, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan.

Baca Juga:  #MahasiswaTuntutMenagdanRektor Trending di Twitter

“Tujuan dari baksos ini adalah untuk melatih raka raki agar punya kepedulian sosial yang tinggi. Sehingga, kelak apabila sudah dewasa dan menjadi pemimpin akan menjadi pemimpin yang adil peduli kepada rakyatnya, mengerti keadaan rakyatnya, dan siap menjadi pelayan masyarakat. Bukan minta dilayani masyarakat,” tegas Kamabigus Ainul Gurrih .

Dalam santunan tersebut, siswa memberikan beras, uang, dan mie instan yang diperoleh dari sumbangan para raka raki dan kamabigus. Yang sangat terkesan dalam kegiatan tersebut ialah ketika Fadoli selaku pembina memberikan santunan kepada penerima Ibu  Santiyah di Dusun Montoggah.

Baca Juga:  Cegah Plagiarisme, Rektor IAIN Madura Keluarkan Surat Edaran

Tanpa terasa, air matanya mengalir menangis  haru. Demikian juga di waktu raki Suhailah mengusap kening dan memberikan santunan terhadap anak yatim juga merasakan hal yang sama. Bahkan, raki tersebut bercita-cita kalau Allah memberikan rezeki lebih, tidak akan melupakan mereka.

Kamabigus Ainul Gurrih  sangat mendukung kegiatan seperti itu. Sebab, menurutnya, langsung menyentuh akar rumput dan amat dibutuhkan oleh kaum dluafa dan anak yatim piatu.

Reporter: Abu Siri

Redaktur: Sule Sulaiman

 

  • Bagikan
WhatsApp chat