IMG-20240616-WA0023
IMG-20240616-WA0022
IMG-20240616-WA0001

Heboh! Petani di Gambiran Tewas Mendadak

Media Jatim

MediaJatim.com, Banyuwangi – Warga Dusun Lidah Desa Gambiran Kecamatan Gambiran, Selasa (1/1) dihebohkan dengan penemuan mayat di area persawahan Gumuk Asem dusun setempat. Petani yang diketahui bernama Agus Subadi (50) warga Rt 4 Rw 6 warga Dusun Lidah, usai merumput dan berteduh di pematang sawah tiba – tiba ambruk tak bernafas, sekitar Pukul 09.30 WIB.

IMG-20240615-WA0011
IMG-20240616-WA0002
IMG-20240615-WA0010
IMG-20240616-WA0003
IMG-20240616-WA0005

Kanit Reskrim Polsek Gambiran Ipda Yaman Adinata SH, yang turun langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama beberapa anggota dan petugas medis Puskesmas Gambiran menjelaskan, setelah ambruk korban dinyatakan meninggal dunia akibat penyakit Hipertensi.

IMG-20240616-WA0004
IMG-20240616-WA0007
IMG-20240616-WA0008
IMG-20240616-WA0006
IMG-20240616-WA0009

Kronologinya, saat korban di lokasi kejadian sempat bertegur sapa dengan Marwiyah (45) petani dusun setempat, menurut keterangan saksi tersebut, korban saat memangkas rumput di area sawahnya sempat mengeluh cuaca sangat panas. Setelah itu korban berteduh menghadap ke utara. Tak lama kemudian, korban terjatuh posisi miring.

Melihat kondisi korban, Marwiyah langsung menghampiri korban dan mencoba membangunkannya, namun korban tidak merespon. Karena hawatir, saksi tersebut segera memberitahukan kondisi korban ke kakak ipar korban bernama Siti Komariah (48) yang saat itu juga berada di lokasi kejadian.

IMG-20240615-WA0017
IMG-20240615-WA0016
IMG-20240616-WA0026
IMG-20240616-WA0013

Mendengar hal itu, Siti Komariyah seketika langsung bergegas menghampiri korban, mencoba membangunkannya. Namun korban tak merespon. Saat itu juga, kakak ipar korban yang juga dijadikan saksi dalam kejadian ini, melihat wajah korban sudah dikerumuni semut.

Baca Juga:  DPD Gercin Dukung Otsus Jilid II, Demi Kesejahteraan dan Percepatan Pembangunan di Tanah Papua

Karena curiga, kemudian saksi tersebut memegang bagian tubuh korban, ternyata korban sudah tak bernafas. Melihat kondisi itu, saksi ini langsung memanggil keluarganya untuk membawa jenazah korban ke kediaman korban.

“Hasil pemeriksaan medis, korban meninggal dunia akaibat penyakit yang dideritanya. Di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda penganiayaan. Sesuai keterangan keluarga, beberapa hari sebelumnya korban sering mengeluh sakit kepala,” jelas Ipda Yaman Adinata SH.

Dari kejadian tersebut Kanit Reskrim Polsek Gambiran mengatakan, pihak keluarga menolak korban dilakukan otopsi. Mereka menerima kejadian ini sebagai takdir yang dijalani korban.

“Korban meninggalkan istri dan dua anak. Korban di makamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) dusun setempat,” pungkas Ipda Yaman Adinata SH.

 

Reporter : Yudi Irawan

Redaktur : Sulaiman