IMG-20240616-WA0023
IMG-20240616-WA0022
IMG-20240616-WA0001

Ingin Besarkan NU, PMII Pamekasan Tingkatkan Kualitas Kader

Media Jatim

MediaJatim.com, Pamekasan – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) lahir dari NU dan merupakan kader intelektual muda NU. Atas hal itu, penting untuk meningkatkan kualitas kader PMII, untuk menyambut dan membesarkan NU di masa mendatang.

IMG-20240615-WA0011
IMG-20240616-WA0002
IMG-20240615-WA0010
IMG-20240616-WA0003
IMG-20240616-WA0005

Demikian ditegaskan Ketua Umum Pengurus Cabang PMII Kabupaten Pamekasan, Lian Fawahan, sebagai apresiasi terhadap Harlah NU ke-93, Jumat (31/1/2019).

IMG-20240616-WA0004
IMG-20240616-WA0007
IMG-20240616-WA0008
IMG-20240616-WA0006
IMG-20240616-WA0009

Untuk meningkatkan kualitas kader, tambah Lian, pihaknya perlu melakukan penguatan ideologisasi nilai-nilai PMII (NDP, Aswaja, paradigma PMII, dan Pancasila).

“Juga mendorong integrasi kaderisai formal, non-formal, dan informal dengan berkelanjutan dari Rayon hingga Cabang. Di samping itu, juga penting dikristalkan penataan sistem kaderisasi yang profesional, sesuai mental dan bakat, serta pemetaan potensi kader,” tegasnya.

IMG-20240615-WA0017
IMG-20240615-WA0016
IMG-20240616-WA0026
IMG-20240616-WA0013

Membangun militansi kader berbasis literasi sebaya syarat pengembangan intelektualitas dan kreativitas, tegas Lian, menjadi pondasi utama dalam meningkatkan kualitas kader PMII.

Baca Juga:  Kurang Tegas, Warga Datangi Polres Sumenep Soal Galian C Ilegal

Lian berharap NU tetap menjadi organisasi besar dan tetap menjadi organisasi keagamaan yang bisa menebar Islam rahmatan lil ‘alamin. Di bawah kepemimpinannya, PMII akan selalu konsultasi dan berkoordinasi dengan NU, khususnya di ranah keagamaan dan sosial.

“Mengingat sekarang momentum politik, perlu juga disampaikan bahwa PMII sebagai organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan akan fokus bagaimana membangun political society, yakni masyarakat yang paham politik.
Sehingga, kita berikhtiar membangun politik kebangsaan,” tukasnya.

Reporter: A6

Redaktur: Sulaiman