Kiai Robbach Ma’sum Beri Nasihat tentang Kecepatan Teknologi dan Kesiapan Guru

Media Jatim

Gresik, mediajatim.com – Mantan Bupati Gresik dua periode KH Robbach Ma’sum hadir dalam peringatan HUT TP Ihyaul Ulum Cangaan Ujungpangkah yang ke-54 yang jatuh pada tanggal 9 Februari. KH Robbach Ma’sum hadir dalam penutupannya, Senin (10/2/2020).

Acara yang berantai hingga empat hari itu menjadi lengkap, dikarenakan datangnya Kiai Robbach yang memberikan tausiah. Dia memyampaikan tentang teknologi berupa handphone (HP), barang kecil pembawa permasalahan dan kekacauan di tengah-tengah masyarakat, jika penggunanya tidak dilandasi akhlak.

Menurutnya, sambil sedikit gurau dan mengundang tawa menjelaskan, media sosial banyak berisi konten saling menghina, saling menebar fitnah dan sampai lapor-melapor ke polisi. Suasana politik di negeri ini bisa dikocok barang kecil yang disebut HP itu.

Baca Juga:  Resmi dilantik, PAC GP Ansor Ujungpangkah Siap Bergandengan Menuju Organisasi yang Tangguh dan Mandiri

Tausiah yang dihadiri oleh pengurus dan para guru siang itu, tampak cukup teduh. Dikarenakan nasihat penting Kiai Robbach, yang menjadikan bekal dan dorongan kepada para guru. Dia menegaskan, tidak hanya tentang kecerdasan saja dalam pendidikan, tapi tentang perjuangan dan keikhlasan menciptakan generasi yang bisa bermanfaat didunia dan akhirat. Serta kesombongan yang harus ditinggalkan.

“Akhlak adalah salah satu misi Nabi Muhammad diutus. Dengan akhlak kita berjuang untuk menciptakan generasi yang bisa bermanfaat didunia dan akhirat. Dalam dunia pendidikan, semua punya keahlian, tidak perlu untuk saling menyombongkan, tidak pantas untuk saling menyombongkan dipendidikan,” tuturnya.

Baca Juga:  Pos Covid-19 Desa Klampokan Diduga Dimanfaatkan untuk Raup Keuntungan

Selain itu, Kiai Robbach juga mengingatkan untuk sabar dalam mendidik dan memberikan nasehat kepada siapapun harus dibarengi prilaku yang sesuai. Tidak itu saja, ia menyebutkan pitutur orang lama dipenghujung tausiah sebelum ditutup dengan doa.

“Orang sekarang itu sudah tau jelek tapi diingatkan tidak mau, terus bagaimana caranya? (tanyanya kepada audien) Kotoran ayam oleskan di hidungnya, baru dia akan tau bahwa itu adalah kotoran ayam,” jelas Kiai Robbach sembari tersenyum.

Reporter: Shafif K A

Redaktur: Zul