MediaJatim.com, Situbondo – Lama tidak terdengar, Arshaka Farm 86 Situbondo yang didirikan pada tahun 2015 oleh Frengky Hendra Istiawan kini mengadakan silahturahmi bersama Puluhan Komunitas Pecinta Ayam di Kabupaten Situbondo, Minggu (22/3/2020)
Silahturahmi yang berlangsung di Kp. Chappore Kelurahan Ardirejo Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo itu, bertujuan untuk menjalin tali silaturahmi serta mempererat persatuan antar sesama Pecinta Ayam di Kabupaten Situbondo.
Selain itu, Pendiri Arshaka Farm 86 yang akrab disapa Frengky menjelaskan, kegiatan ini sebagai pertanda Arshaka Farm 86 bangkit lagi setelah lama vakum.
“Arshaka Farm kan sudah saya dirikan dari tahun 2015 silam, saat ini saya bangkitkan lagi karena semakin banyak penghobi ayam di Kabupaten Situbondo,” ujarnya.
Ia juga menginginkan Komunitas Pecinta Ayam di seluruh Kabupaten Situbondo menjadi satu wadah yang nantinua bisa membantu terkait perdagangan khususnya penjualan ayam di Kabupaten Situbondo.
“Ide kegiatan ini berangkat dari beberapa komunitas, seperti Komunitas Pecinta Ayam Barokah Farm, Apunk Musakat Farm dan lainnya. Kami bertujuan untuk bersatu menjadi satu wadah komunitas yakni Pecinta Ayam Situbondo yang terdiri dari puluhan komunitas ayam dari ujung timur sampai barat Kabupaten Situbondo,” katanya.
Senada juga disampaikan oleh salah satu Pecinta Ayam Ferdy Arselanda. Ia mengatakan tujuan pertama yakni mempererat tali persaudaraan antar sesama penghobi dan lebih mempermudah penjualan ayam di Kabupaten Situbondo.
“Yang utama itu silahturahmi lebih baik lagi dengan sesama penghobi. Kedua, dalam penjualan Ayam biar menjadi lancar, dengan begitu komunitas ini memiliki manfaat,” jelas Ferdy, sapaan akrabnya.
Apresiasi atas terselenggaranya kegiatan silaturrahmi itu datang dari Fardo, Warga Kotakan yang juga dari Komunitas Barokah Farm
“Saya sangat mendukung karena hal ini sangat positif. Biar hobi kami tidak selalu dinilai negatif karena banyak masyarakat menilai kita adalah komunitas dalam perjudian. Kami akan membuktikan bahwa komunitas ini adalah komunitas penghobi dan bukan penjudi,” tungkas Fardo.
Reporter: Febry Kurniawan
Redaktur: Zul