oleh

#MahasiswaTuntutMenagdanRektor Trending di Twitter

MediaJatim.com, Surabaya – Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) UIN, IAIN dan STAIN meluapkan Kekecewaannya di Media Sosial Twitter, Jumat kemarin (5/6/20). Pasalnya Menteri Agama Fachrul Razi dan Forum Rektor PTKIN tak kunjung merealisasikan potongan UKT bagi mahasiswa PTKIN di tengah pandemi Covid-19.

Trending hastag yang disuarakan mahasiswa yakni #MahasiswaTuntutMenagdanRektor yang tembus hingga 10 ribu Tweet dengan caption dan poster yang berisikan aspirasi desakan agar potongan UKT di PTKINsegera direalisasikan.

Seruan gerakan virtual ini di promotori oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa PTKIN se- Indonesia untuk menyuarakan aspirasi dan keluhan dari seluruh Mahasiswa PTKIN.

Baca Juga:  Sepekan, SMA Al-Miftah Rayakan HSN dengan Ragam Lomba

Koordinator Pusat DEMA PTKIN se- Indonesia Onky Fachrur Rozie menilai Menteri Agama dan para rektor lambat dan gagal faham menyikapi problematika Perguruan Tingggi di tengah pandemi, karena hingga detik ini belum ada kebijakan yang jelas dan bijak dari Menteri atau para Rektor.

“Kami kecewa, sampai detik ini belum ada kebijakan yang jelas dari Kemenag dan para Rektor terkait potongan UKT bagi mahasiswa PTKIN,” tegas Onky Fachrur Rozie, Sabtu (6/6/2020).

Trending #MahasiswaTuntutMenagdanRektor muncul karena desakan DEMA PTKIN se-Indonesia mulai awal pandemi Covid-19 hingga detik ini tak kunjung ada tanggapan yang jelas bahkan surat permohonan audiensi hingga detik ini tak kunjung ada balasan dari pihak Kementerian Agama maupun Forum Rektor PTKIN se- Indonesia.

Baca Juga:  Beda Langkah NU dan FPI Sikapi Kota Cinema Mall di Pamekasan

DEMA PTKIN se- Indonesia juga mengeluarkan rilis gerakan yang salah satu isi tuntutannya ialah mendesak Menteri Agama dan Forum Rektor agar segera merealisasikan potongan UKT semester depan bukan banding UKT seperti opsi yang diajukan Wakil Menteri Agama RI.

Reporter: Aziz

Redaktur: Zul