oleh

Sikapi Covid-19, Mahasiswi INSTIKA Galakkan Penghijauan

MediaJatim.com, Sumenep – Setiap bangsa, negara, bahkan segenap manusia pernah dirundung masalah. Tapi, semua elemen tersebut bisa bangkit dari masalah.

Adanya pandemi Covid-19 merupakan masalah serius. Penyebarannya bergerak secara masif. Jika dibiarkan akan menimbulkan masalah-masalah baru yang tak kalah serius. Untuk itu, perlu adanya upaya untuk bangkit dari pandemik ini.

Itulah yang menggugah mahasiswa Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk, Sumenep menggalakkan penghijauan. Adanya kegiatan penghijauan di lingkungan sekolah ini merupakan salah satu gerakan mahasiswa untuk bangkit dari pandemi.

Mahasiswa INSTIKA berkeyakinan, salah satu faktor munculnya Covid-19 ini karena hasil dari kegelisahan alam yang sudah muak dengan perilaku manusia yang tak hentinya mengeksploitasi alam. Oleh karenanya, adanya penghijauan ini barangkali mampu membuat terobosan dan inspirasi kepada yang lain agar survive dengan perubahan alam.

Hakikatnya kegiatan tersebut merupakan rutinitas tahunan yang digelar oleh Forum Alumni MI Al-Hidayah Bragung Guluk-Guluk angkatan 2009-2010 setiap libur panjang (Ramadan). Namun pada tahun ini, kegiatannya digelar dengan konsep yang berbeda, yakni selain silaturrahim temu alumni juga ditambah dengan kontribusi, sehingga ada tambahan nilai pengabdian pada almamater yang telah membesarkan dan mendidik selama ini.

Baca Juga:  Komitmen Bupati Pamekasan Jadikan Kabupaten Teladan

Kegiatan penghijauan itubmerupakan inisiatif mahasiswi Pendidikan Agama Islam (PAI) INSTIKA semester akhir, Faridatul Jannah ketika rapat digelar. Inisiatif tersebut adalah buah dari pengabdiannya selama KKN sehingga sayang jika tidak diterapkan di almamaternya.

Penghijauan ini merupakan kali ketiga yang diselenggaran atas kerja sama dengan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) wilayah Sumenep dengan mahasiswa PAI tersebut. Pertama, ketika KKN pada Juli lalu. Kedua, pada November 2019.

“Hal ini dilakukan dalam rangka lokakarya sekaligus hari jadi Jawa Timur ke-74. Ketiga, pelestarian lingkungan sekolah sekaligus temu alumni MI Al-Hidayah angkatan 2009-2010,” urainya.

Penghijauan digelar pada Selasa, 9 Juni 2020 pukul 09:00-12:00 WIB di Aula MI Al-Hidayah Bragung. Kegiatan ini dihadiri oleh Penyuluh Kehutanan Lapangan (PKL) CDK, Wardi beserta rekannya Hasyim beserta pihak Al-Hidayah K. Moh. Farid selaku kepala MI dan K. Asy’ari selaku stafnya dan juga alumni MI angkatan 2009-2020 yang notabenenya adalah mahasiswa akhir dari berbagai kampus.

Baca Juga:  Klaster Pasar Kolpajung Bertambah, Pasien Positif Covid-19 di Pamekasan Jadi 27 Orang

Kegiatan dikemas secara seremonial, kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit produktif di depan halaman MI.

Pada sambutannya, Faridatul Jannah menyampaikan semoga upaya pengabdian ini menjadi awal untuk terus ingat pada guru dan almamater yang telah membesarkan para alumni. Kegiatan ini sangat disambut baik oleh K. Moh Farid. Baginya, kegiatan penghijauan menandakan bahwa alumni masih ingat dengan guru yang telah membesarkannya.

Kiai Farid berharap agar angkatan ini bisa menggandeng alumni yang lain untuk membuat event-event yang lebih besar dan lebih bermanfaat.

Pihak CDK juga sangat mengapresiasi terhadap kegiatan ini, “Ini sebuah terobosan bahwa pemuda di Al-Hidayah, terutama angkatan 2009-2010 bisa membaca keadaan masyarakat dan lingkungan yang membutuhkan uluran tangan kalian,” ujarnya.

Reporter: Ida Ma Leo

Redaktur: Zul