oleh

Hari Ketiga, Bantuan untuk Warga Masih Nihil

Mediajatim.com, Sumenep – Memasuki hari ketiga Pembatasan Sosial Berskala Mikro atau PSBM di 7 desa Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, bantuan untuk warga masih nihil, Rabu (23/9/20).

“Belum ada, belum ada bantuan secara materiil atau sembako, belum ada,” tutur Didik Hariyanto, Kepala Desa Kebundadap Barat.

Pendataan warga di desa setempat, menurut Didik, sudah selesai. Baik oleh Dinas Kesehatan dan Polsek setempat.

“Setelah lockdown (PSBM) sudah didata. Tapi tadi malam sudah ada tambahan lagi, satu orang,” lanjutnya.

Didik juga menceritakan, sebelum PSBM diberlakukan, Forpimka sudah melakukan rapat dengan kepala desa dan tokoh masyarakat di pendopo kecamatan. Rapat itu dihadiri langsung oleh Bupati, Kapolres, Damdim 0827, Kadis Kesehatan, Dinas Sosial dan pihak terkait.

Baca Juga:  Habib Ubaidillah Bin Idrus Bakal Sejukkan Arek Lancor

“Sampai hari ini, belum, belum ada (kepastian bantuan),” jelasnya.

Khusus di Desa Kebundadap Barat, puluhan warga dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Termasuk warga yang meninggal dunia.

“Disini, yang sembuh ada, yang dirawat ada, yang meninggal 2 orang,” terangnya.

Sehari sebelumnya, Bupati Sumenep menyatakan sudah mendistribusikan bantuan kepada warga di tujuh desa Kecamatan Saronggi yang menerapkan PSBM.

“Kalau yang di lockdown biasa, kita menanggung biaya hidup,” terang A. Busyro Karim, Bupati Sumenep di kantor Pemkab Sumenep.

Busyro menambahkan, bantuan sembako untuk warga yang terdampak PSBM sudah terdistribusi di 7 desa tersebut.

Baca Juga:  Di Banyuwangi, Polisi Tindak Tegas Penjual dan Penenggak Miras

“Sudah, beras turun, obat-obat turun, minyak, telur, sudah jalan,” ungkap Busyro.

Distribusi bantuan kepada warga, dilakukan oleh Dinas Sosial. Sebab anggarannya berasal dinas tersebut.

Reporter: NK

Redaktur: Sulaiman