Berikan Beras dan Masker ke PCNU Pamekasan, Kapolda Jatim: Tidak Terkait Izzul

MEDIAJATIM.COM | Pamekasan – Dalam giat silaturrahim dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur Irjen Pol Fadil Imran memberikan Bantuan Sosial (Bansos) berupa Beras 1 ton dan ribuan masker untuk masyarakat terdampak Covid-19, Rabu (21/10/2020) di Aula Kantor PCNU Pamekasan, Jalan R Abd Aziz No. 95 Jungcangcang, Pamekasan.

“Bantuan ini agar bisa dimanfaatkan oleh NU Kabupaten Pamekasan untuk membantu masyarakat terdampak Covid,” ucap Fadil Imran.

Lebih lanjut ia menjelaskan, meski menyerahkan Bansos untuk masyarakat terdampak Covid-19 melalui PCNU Pamekasan ini, tidak ada kaitan dengan kasus yang sedang menimpa Ketua PCNU Kabupaten Pamekasan yang saat ini sedang ditangani oleh Polda Jawa Timur.

Baca Juga:  Agar Lebih Tepat Sasaran, Pengajuan Beasiswa Lewat lembaga

“Ini tidak ada kaitannya dengan Izzul, pengawalan kasus ujaran kebencian terhadap Ketua PCNU Pamekasan, KH. Taufik Hasyim akan terus dilakukan,” jelasnya.

Sementara Sekretaris Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Pamekasan Miftahul Munir, selaku pelapor ujaran kebencian yang dilakukan Muhammad Izzul mengatakan, Bansos yang diberikan kepada PCNU Pamekasan akan segera disalurkan pada yang berhak menerima.

“Bansos ini akan kami salurkan kepada masyarakat yang memang terdampak pandemi Covid-19. Namun demikian, kami juga akan terus melakukan pengawalan terhadap kasus ujaran kebencian yang menimpa Ketua PCNU Pamekasan,” tegas Miftah, sapaan akrabnya.

Baca Juga:  Dirlantaskim Apresiasi Pameran Keimigrasian di Malang City Expo 2022

Mantan Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan tersebut menegaskan, Kasus Muhammad Izzul harusnya lebih diprioritaskan oleh Kapolda Jatim.

“Kalau bukan karena bantuan kemanusiaan, beras dan masker yang dibawa Kapolda Jawa Timur sudah kami kembalikan. Jadi, kami tegaskan, bahwa bantuan sosial ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan kasus Muhammad Izzul, karena kami akan terus mendesak pengungkapan kasus ini sampai tuntas,” pungkasnya.

Reporter: Asy’ari

Redaktur: Zul

WhatsApp chat