Segenap pimpinan dan karyawan_20240408_235739_0000

Salam Serampangan, Berharap PAD dari Penderitaan Orang Sakit

Media Jatim

MEDIAJATIM.COM | Jember – Di tengah wabah Covid 19 yang tak kunjung berakhir, fungsi rumah sakit secara etis harus ditempatkan sebagai fasilitas yang berorientasi pada kemanusiaan, bukan kapitalisasi dan bisnis. Hal ini sepertinya kurang dipahami oleh Paslon Salam-Ifan saat keduanya diberi kesempatan unuk menyampaikan gagasannya dalam Debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Jember Tahap I, Ahad (15/11/2020) malam.

8_20240408_234212_0006
21_20240408_234212_0019
5_20240408_234212_0003
2_20240408_234211_0000
3_20240408_234211_0001
10_20240408_234212_0008
Diskon_20240411_102039_0000

Dalam kesempatan itu, Salam secara Serampangan menyampaikan bahwa salah satu penyumbang 50 % PAD (Pendapatan Asli Daerah) Jember itu adalah RSUD.

Seperti tidak ada alternatif lain saja, apa yang disampaikan oleh Salam ini justru membuat masyarakat sakit hati. Betapa tidak, uang dari orang-orang sakit yang membayar rumah sakit itu dinarasikan sebagai penghasil uang bagi pemerintah? Paradoks.

23_20240408_234212_0021
18_20240409_074953_0001
11_20240408_234212_0009
12_20240408_234212_0010
22_20240408_234212_0020
19_20240408_234212_0017
9_20240408_234212_0007
20_20240408_234212_0018
15_20240408_234212_0013
17_20240409_074953_0000
16_20240408_234212_0014
Diskon_20240409_180711_0000

Lucunya lagi, Salam-Ifan terlihat tidak kompak ketika bicara tentang kemiskinan. Ekspresi kaget Salam yang mendengar Ifan menggebu-gebu tidak setuju terhadap terminologi kemiskinan itu layak disebut sebagai aksi komedi Paslon tanpa persiapan.

Baca Juga:  H Hendy: Semangat Juang Para Ulama Perlu Diteladani

Salam terlalu retoris membaca data, sementara Ifan tampil bak pujangga yang menebar drama kata-kata tanpa makna. Antitesis terhadap setiap jawaban dan sangkalan yang disampaikan. Sebenarnya bisa saja Salam-Ifan tampil apa adanya dengan menyampaikan data atau membaca materi yang disiapkan tim suksesnya tanpa ada tambahan drama apa-apa. Setidaknya hal itu akan bisa menyelamatkannya dari penilaian penonton yang menahan tawa sejak awal.

Reporter: Bob Suhermanto

Redaktur: Sulaiman

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang_20240410_124753_0000
4_20240408_232459_0003
6_20240408_232459_0005
1_20240408_232458_0000
Dinas lingkungan hidup kabupaten sumenep_20240408_232720_0000
7_20240408_232459_0006
3_20240408_232459_0002
8_20240408_232459_0007
2_20240408_232459_0001