Jember Butuh Sosok Pemimpin yang Pas

Menurutnya, Jember merupakan kota santri. Jumlah pesantren di Jember sekitar 700. Bahkan sejak lama dari kota suwar-suwir ini lahir ulama-ulama ternama semisal KH Ahmad Siddiq, KH Mahfudz Siddiq, dan sebagainya. Sementara di sisi lain, secara demografis, penduduk Jember adalah bersuku Madura dan sebagian lagi suku Jawa.

Jember, Hutan yang Banyak Singanya

Hal tersebut bisa dimafhumi karena Jember menyimpan potensi yang luar biasa, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Pundi-pundi anggarannya juga fantastis, yakni sekitar Rp4 triliun. Ustadz Fachrur mengibaratkan Jember sebagai hutan dengan sekian banyak singanya.

Ustadz Fachrur, Sosok yang Low Profile, Sedikit Bicara Banyak Kerja

Menurut Ustadz Fachrur, dirinya mengalir saja dalam mengarungi kehidupan ini. Ia mengaku tidak punya target apa-apa dalam meniti karir. Semuanya berjalan apa adanya, karena ia adalah sosok yang polos, low profile. Bahwa usaha untuk meraih yang terbaik, memang harus dilakukan, tapi tidak perlu memasang target dengan mengedepankan ambisi.