oleh

IAIN Madura Jalin Kerjasama dengan Kampus Asal Benua Afrika

MEDIAJATIM.COM | Pamekasan – Komunikasi kelembagaan Institut Agama Islam Negeri Islam (IAIN) Madura terjalin hingga Benua Afrika. Kali ini, IAIN Madura melakukan penandatanganan nota kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) dengan Al Rifaq University for Humanitarian and Applied Science-Tripoli, Libya, Selasa (2/2/2021).

MoU kali ini bermuatan ilmu kemanusiaan dan terapan tripoli. Termasuk unsur tri dharma perguruan tinggi, baik kegiatan akademik, penyelenggaraan penelitian bersama, pemberdayaan dan pengembangan masyarakat Madura, kegiatan seminar ilmiah, juga publikasi ilmiah-internasional.

Mohammad Kosim, Rektor IAIN Madura mengatakan, kerjasama ini memiliki sejumlah arti yang penting dari berbagai aspek mulai dari sosial, budaya, keagamaan hingga hal-hal strategis lainnya.

Baca Juga:  IAIN Madura Usia 54 Tahun, Ini Kata Rektor dan Alumni

“Kerjasama internasional memiliki arti penting bagi kedua belah pihak. Libya dan Mesir memiliki hak sosial, budaya dan keagamaan,” katanya.

Kesamaan ini, jelas Kosim, juga memiliki kemiripan dengan Indonesia maka dari itu kerjasama ini dapat memberi manfaat untuk kedua belah pihak.

Wakil Rektor 3 IAIN Madura, Mohammad Hasan mengatakan, kerjasama dengan Al Rifaq University for Humanitarian and Applied Science-Tripoli ini sekaligus menjadi pembuka kerjasama IAIN Madura di kawasan Afrika.

“Kerjasama dengan kampus di Libya ini dapat membuka kesempatan bagi IAIN Madura untuk melaporkan kerjasama ke sejumlah negara lain di Afrika seperti Mesir, Maroko, Aljazair, Sudan,” ujarnya.

Baca Juga:  Camat Kadur Apresiasi Langkah KPM Posko 29 IAIN Madura

Menurutnya, proses MoU ini tidak lepas dari peran Siti Maisaroh, salah satu Dosen IAIN Madura sebagai mediator penerjemah sekaligus dari jalannya kerjasama ini.

Siti Maisaroh, Dosen Bahasa Arab yang juga alumnnus Universitas Al Azhar ini mengatakan, kerjasama Al Rifaq University asal Libya ini sudah beberapa kali dilakukan di Indonesia.

“Bersyukur sekali kali ini bisa MoU dengan kampus tercinta inu. Meskipun dilakukan pada masa pandemi Covid-19, namun proses pembicaraan dan penandatanganan kerjasama ini tetap dilakukan dengan implementasi protokol kesehatan yang ketat,” katanya.

Reporter: Gafur

Redaktur: Aryudi AR