Iklan Stop Rokok Ilegal Sumenep

Bupati Sumenep Rencanakan Reboisasi

  • Bagikan

MEDIAJATIM | Sumenep – Achmad Fauzi, Bupati Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, merencanakan reboisasi dataran tinggi yang jumlah pohonnya diduga mulai menipis. Khususnya di sejumlah daerah yang rawan longsor dan banjir bandang, Jumat pagi (5/3).

Hal itu disampaikan saat bupati mendatangi Pondok Pesantren Darul Ulum, Desa Talaga, Kecamatan Ganding, yang diterjang banjir bandang setelah hujan deras mengguyur wilayah setempat, Kamis sore (4/3).

Stop Rokok Ilegal Sumenep

“Kalau nanti diatas (dataran tinggi) pohonnya kurang, kita akan coba reboisasi,” tuturnya.

Bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), lanjut Fauzi, reboisasi akan dilakukan. Harapannya, bisa menambah lahan serapan air dan memperkuat tebing atau dataran tinggi saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Baca Juga:  KKN UIM Gelar Pelatihan Pemanfaatan Bahan Sisa Sebagai Media Pembelajaran

“Kalau mitigasi (bencana), sudah dilakukan rutin setiap tahun oleh BPBD,” lanjutnya.

Mitigasi yang rutin disosialisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep beragam. Diantaranya menangani dampak banjir, kebakaran, kecelakaan dan sebagainya.

“Paling tidak jiwa (di lokasi bencana), bisa diselamatkan. Sudah dilakukan,” terangnya.

Sebelumnya, bupati beserta dinas Pengairan, Bina Marga, BPBD dan Dinsos mendatangi yayasan, pesantren dan rumah warga yang diterjang banjir bandang.

Potensi bencana seperti longsor dan banjir bandang terbilang tinggi. Sebab dari laporan BMKG, curah hujan selama bulan Maret hingga April ini memang tinggi.

Baca Juga:  Kadin Paradigma Baru Sidoarjo Gelar UMKM Award 2020

Reporter: Lis
Redaktur: Sulaiman

Stop Rokok Ilegal
  • Bagikan
WhatsApp chat