IMG-20240616-WA0023
IMG-20240616-WA0022
IMG-20240616-WA0001

Dapat Anggaran DBHCHT Rp40,9 M, Pemkab Sumenep Ungkap Peruntukannya

Media Jatim
Mohammad Sahlan, Kabag ESDA Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep. (Foto: IST)

MEDIAJATIM.COM | SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mendapat anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2021 cukup besar. Yakni, mencapai Rp40,9 miliar.

IMG-20240615-WA0011
IMG-20240616-WA0002
IMG-20240615-WA0010
IMG-20240616-WA0003
IMG-20240616-WA0005

Jika dibandingkan dengan tahun 2020, pagu anggaran DBHCHT tahun ini terjadi penurunan dari Rp48,8 miliar.

IMG-20240616-WA0004
IMG-20240616-WA0007
IMG-20240616-WA0008
IMG-20240616-WA0006
IMG-20240616-WA0009

Kepala Bagian (Kabag) Energi Sumber Daya Alam (ESDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Mohammad Sahlan mengatakan, realisasi DBHCHT Tahun Anggaran (TA) 2021 ada perubahan, yakni 50 persen diperuntukkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk petani tembakau dan pekerja pabrik rokok yang nilainya sekitar Rp 20 miliar dari total anggaran Rp40.9 miliar.

“Dengan adanya penurunan anggaran DBHCHT, maka kami akan memaksimalkan program prioritas, yang sasarannya tahun ini adalah para pelaku tembakau dan pekerja pabrik rokok,” tuturnya.

IMG-20240615-WA0017
IMG-20240615-WA0016
IMG-20240616-WA0026
IMG-20240616-WA0013

Dari dana Rp 40.9 miliar itu, lanjut Sahlan, rencana penggunaan anggaran terbagi menjadi tiga komponen, yaitu 50 persen untuk BLT, sebesar 25 persen untuk satgas pengawas dan pemberantas rokok ilegal, dan 25 persen untuk kesehatan.

Baca Juga:  Tekan Biaya Produksi dengan Call Hand Traktor

“Besaran bantuannya nanti sesuai data penerima. Separuh dari pagu anggaran itu langsung dibagi jumlah penerima BLT,” paparnya, Selasa (05/10/2021).

Ia juga mengungkapkan, besaran anggaran DBHCHT senilai Rp40.9 miliar itu, dibagi ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di antaranya, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun).

Reporter: Bahrul

Redaktur: Sulaiman