Ciptakan POM Mini Cerdas, Pemuda Desa Asal Pamekasan Raih Penghargaan dari Menteri Desa dan PDTT RI

MEDIAJATIM.COM | Pamekasan – Salah seorang pemuda asal Desa Kertagena Tengah, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, Agus Salim (21), berhasil meraih juara dalam Lomba Teknologi Tepat Guna Nusantara XXII Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Republik Indonesia (RI), Rabu (19/10/2022).

Agus mendapatkan penghargaan juara harapan dalam kategori teknologi tepat guna. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Desa dan PDTT Abdul Halim Iskandar, di Pendopo Bupati Cirebon, Jawa Barat.

DLH Pamekasan

Diketahui, pemuda lulusan Madrasah Aliyah (MA) Annajah itu berhasil menciptakan pangkalan pengisian bahan bakar mini berbasis Arduino atau disebut POM Mini Cerdas. POM Mini itu diklaim mampu memudahkan pelanggan dalam melakukan isi ulang bahan bakar.

“Saya sangat senang sekali, karena bisa meraih prestasi sampai pada tingkat nasional seperti sekarang ini,” kata Agus saat ditemui usai pemberian penghargaan dengan didampingi Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan Kepala Desa Kertagena Tengah Suto Abdurrahman.

Baca Juga:  Cinta Itu Titik, Bukan Koma

Dia menjelaskan, prestasi yang diraih ini tidak lepas dari dukungan semua pihak, terutama kedua orang tuanya dan pemerintah desa setempat.

“Saya sangat bersyukur atas raihan ini. Saya sangat terpacu untuk terus belajar lebih giat lagi, sehingga nantinya bisa melahirkan inovasi-inovasi lain yang bisa bermanfaat untuk masyarakat,” tegasnya.

Agus juga mengakui, POM Mini Cerdas yang dibuatnya masih perlu banyak pengembangan, seperti di bagian fitur. Harapannya, ke depan bisa mendapatkan support dan pendampingan hingga alat hasil inovasinya bisa diproduksi massal dan diterima di pasaran.

Baca Juga:  Pemuda Kertagena Laok Rayakan Hari Kemerdekaan di Jalan Rusak

“Mohon supportnya. POM Mini Cerdas itu masih perlu pengembangan lagi, terutama di bagian fitur,” imbuhnya.

Sementara Kepala Desa Kertagena Tengah Suto Abdurrahman mengaku bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih Agus Salim. Menurutnya, penghargaan itu membuktikan bahwa ketekunan dan selalu belajar bisa menciptakan daya saing, meskipun berasal dari desa.

“Terus semangat belajar dan terus berinovasi untuk meningkatkan nilai guna teknologi,” pesannya.

Alumnus Pesantren Annuqayah itu berharap, keberhasilan Agus bisa menular pada pemuda lainnya di desa. Termasuk juga semangat dan ketekunannya dalam berinovasi dan berkarya.

“Sehingga paradigma pemuda desa sulit berprestasi terhapus dengan sendirinya,” tukasnya.

Reporter: Bahrul Rosi

Redaktur: Zul