SDM Terbatas, Satu Penyuluh Pertanian di Pamekasan Tangani Dua hingga Tiga Desa

Media Jatim
Penyuluh
(Dok. Media Jatim) Plt Kepala DKPP Pamekasan Nolo Garjito saat meninjau pelatihan pupuk organik beberapa waktu lalu.

Pamekasan, mediajatim.com — Jumlah penyuluh pertanian di Pamekasan tergolong minim. Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat, 105 penyuluh kini tengah membina 178 desa.

IMG-20240220-WA0010
IMG-20240220-WA0008

Plt Kepala DKPP Pamekasan Nolo Garjito melalui Koordinator Penyuluh Pertanian Pamekasan Akhmad Muzakki menjelaskan bahwa idealnya satu penyuluh itu membina satu desa.

“Keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dan banyak penyuluh yang pensiun menjadi penyebab kurangnya penyuluh di Pamekasan,” ungkapnya kepada mediajatim.com, Rabu (30/8/2023).

Baca Juga:  Ke LPM Al-Khairat, Direktur Kabar Ceritakan Kisahnya Ditangkap Polisi Arab Saudi saat Liputan

Karena SDM-nya terbatas, kata Muzakki, sehingga satu penyuluh pertanian di Pamekasan terpaksa membina dua hingga tiga desa sekaligus.

“Hal itu dilakukan untuk memaksimalkan peran penyuluh, agar para petani bisa berkonsultasi tata cara untuk meningkatkan pertanian yang baik,” terangnya.

Tugas penyuluh pertanian, terang Muzakki, untuk membina para petani agar bisa meningkatkan produksi pertaniannya.

“Jika produksi pertanian meningkat, maka secara logika akan berdampak positif kepada perekonomian para petani, sehingga sedikit demi sedikit bisa membantu memenuhi kebutuhannya,” ujarnya.

Oleh karena itu, Muzakki berharap para penyuluh bisa melaksanakan tugas dengan baik, salah satunya dengan memberikan solusi terhadap masalah pertanian yang dihadapi para petani. “Jadi harus responsif kepada keluhan petani,” pungkasnya.(rif/faj)