Sempat Diperbaiki sebelum Kunjungan Wapres, Pengaspalan Jalan di Bangkalan Dihentikan

Media Jatim
Jalan
(Helmi Yahya/Media Jatim) Kondisi jalan kabupaten di Desa Batah Timur, Kecamatan Modung, Bangkalan, Kamis (31/8/2023).

Bangkalan, mediajatim.com — Selamat dua tahun akses jalan yang menghubungkan antara Kecamatan Kwanyar dan Kecamatan Modung mengalami rusak parah. Jalan tersebut mulai diperbaiki oleh Pemkab dua hari sebelum kunjungan Wapres RI KH. Ma’ruf Amin ke Pondok Pesantren Al-Anwar, Bangkalan, Senin (28/8/2023) lalu.

IMG-20240220-WA0010
IMG-20240220-WA0008

Seorang warga Desa Batah Timur, Kecamatan Modung, Mudassir mengatakan, banyak yang menduga perbaikan jalan ini memang karena ada kunjungan Wapres pada Kamis (31/8/2023) kemarin.

“Namun entah mengapa, sejak Rabu (30/8/2023) kemarin jalan tersebut berhenti diperbaiki,” ungkapnya, Jumat (1/9/2023).

Baca Juga:  Bangkalan Jadi Zona Merah pada Pemilu 2024, Polres Siap Kerahkan Ribuan Pasukan untuk Jaga Keamanan

Padahal, kata Mudassir, pengaspalannya masih selesai sekitar 200 meter. “Alat beratnya memang masih ada, tapi tiga hari ini tidak ada pengerjaan, masyarakat khawatir pengaspalan tidak dilanjutkan,” jelasnya.

Warga meminta, kata Mudassir, pengaspalan jalan terus dilanjutkan meskipun kunjungan Wapres sudah selesai, sebab akses masyarakat tersebut sudah rusak sejak 2021.

Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bangkalan Rizal Mardiansyah membantah anggapan bahwa pengaspalan jalan tersebut hanya karena ada kunjungan Wapres.

Pengerjaan jalan, ujar Rizal, sudah direncanakan tahun 2022 lalu, melalui usulan Musrembangdes.

Baca Juga:  Nasihat Kiai Yazid untuk Sang Lulusan ITS Itu

“Itu sudah diusulkan tahun lalu, namun baru dapat anggaran tahun ini, hanya kebetulan saja pengerjaannya saat ada kunjungan Wapres,” ujarnya, Jumat (1/9/2023).

Rizal juga menjelaskan bahwa pengaspalan jalan tersebut tetap akan dilanjutkan. Mengenai beberapa hari tidak ada pengerjaan, mungkin karena ada kunjungan Wapres jadi khawatir menimbulkan kemacetan.

“Nanti akan kami cek lagi ke pihak ketiga, yang jelas itu pasti dilanjutkan, anggarannya Rp1 miliar, mulai dari Batah Timur, hingga Batah Barat,” pungkasnya.(hel/faj)