Banner Iklan Media Jatim

Selain Naik Kereta Haramain, Jemaah Umrah Al Imron Juga Nikmati Kereta Gantung Bukit Hada Kota Thaif

Jemaah Umrah Al Imron Pamekasan
(Dok. Media Jatim) Jemaah umrah Al Imron Pamekasan menaiki kereta gantung di Bukit Hada, Kota Thaif, Arab Saudi, Rabu (30/8/2023).

Internasional, mediajatim.com — Rombongan jemaah umrah Al Imron Pamekasan Periode Agustus 2023 juga menikmati kereta gantung di Bukit Hada, Kota Thaif, untuk pertama kalinya, Rabu (30/8/2023).

Sebelumnya, Senin (28/8/2023), rombongan travel Al Imron Pamekasan ini menikmati kereta cepat Haramain juga untuk pertama kalinya.

Salinan dari atas dedikasinya selama 5 tahun, menggagas banyak terobosan, menciptakan program-program lompatan dan berguna bagi masa depan Pamekasan_20230925_204820_0000
20230925_204733_0000
20230925_203345_0000

Direktur Utama PT. Enka Imron Mandiri Novi Kamalia mengatakan, naik kereta gantung adalah pengalaman pertama bagi travel Umroh Al Imron.

“Meskipun sudah berkali-kali berziarah ke Kota Thaif, ini baru pertama kalinya, karena wahana kereta gantung mulai beroperasi satu tahun yang lalu, pengunjung pun masih sedikit,” beber Novi kepada mediajatim.com, Senin (4/9/2023).

Kereta gantung ini berada di Daerah Al Hada, Kota Thaif, Arab Saudi.

“Kota Thaif itu ibaratnya Kota Malang di Indonesia atau daerah dinginnya Saudi Arabia. Sementara Al Hada ibarat Kota Batunya,” ungkap Novi.

Dari Kota Makkah ke Kota Thaif ditempuh kurang lebih satu jam. Sementara dari Thaif ke Bukit Hada ditempuh kurang lebih 15 menit.

“Dari Bukit Hada, jemaah umrah bisa menikmati berbagai wisata, misalnya pabrik parfum Mawar, pasar buah, dan kereta gantung,” tutur Novi.

Menaiki kereta gantung ini, kata Novi, membuat perasaannya dan jemaah umrah Al Imron menjadi tidak karuan.

“Ada senangnya, ada takutnya. Senang karena pengalaman ini begitu excited, tapi juga takut karena berada di ketinggian, di mana pemandangan di bawah adalah bukit-bukit yang curam,” sambungnya.

Baca Juga:  MK Tolak Gugatan Kholilurrahman, Ini Komentar Ra Baddrut

Syukurnya, lanjut Novi, ketegangan setelah naik kereta gantung cepat terobati dengan makan nasi Bukhori ala Arab bersama-sama.

Guide atau Mutawif Travel Umroh Al Imron Abd. Wafi mengatakan, tiket kereta gantung ini dibanderol 50 sampai dengan 70 rial.

Perjalanan kereta gantung dari atas ke bawah bukit dan kembali ke atas bukit lagi ditempuh dalam waktu 45 menit.

“Kalau dari atas ke bawah, hanya ditempuh 22 menit saja. Di bagian bawah bukit, jika jemaah mau turun dari kereta gantung akan ada banyak cafe dan spot untuk foto. Tapi jika jemaah ingin melanjutkan perjalanan balik lagi ke atas bukit, maka menghabiskan waktu selama 45 menit,” terang Abd. Wafi.(*/ky)