Fakultas Kesehatan UIM Gelar Sumpah Profesi dan Yudisium, 41 Mahasiswa Dinyatakan Kompeten

Media Jatim
UIM
(Dok. Media Jatim) Mahasiswa Fakultas Kesehatan UIM foto bersama para dosen usai mengikuti Sumpah Profesi dan Yudisium Tahun Akademik 2022/2023 di Gedung KH. Sirojudin kampus setempat, Sabtu (16/9/2023).

Pamekasan, mediajatim.com – Fakultas Kesehatan Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan mengadakan Sumpah Profesi dan Yudisium untuk 41 mahasiswanya di Gedung KH. Sirojudin kampus setempat pada Sabtu (16/9/2023).

Acara ini dihadiri oleh beberapa elemen penting UIM Pamekasan, mulai dari Rektor Ahmad Asir, Dekan Fakultas Kesehatan Layla Imroatu Zulaikha, para dosen dan wali mahasiswa.

Dekan Fakultas Kesehatan UIM Pamekasan Layla Imroatu Zulaikha mengatakan, Program Studi (Prodi) D3 Kebidanan telah berhasil meluluskan ahli madya sebanyak 389 bidan selama 15 tahun, sejak berdiri 2009 lalu.

Sementara untuk Prodi D3 Farmasi Fakultas Kesehatan UIM, kata Layla, telah meluluskan 126 tenaga vokasi farmasi selama tujuh tahun berdiri sejak 2016.

“Tahun Akademik 2022/2023 kali ini, ada 21 mahasiswa Prodi D3 Kebidanan dan 20 mahasiswa Prodi D3 Farmasi yang menjadi peserta yudisium. Mahasiswa ini telah mengikuti kegiatan pendidikan selama enam semester dengan total 111 SKS di Prodi D3 Kebidanan dan 108 SKS di Prodi D3 Farmasi,” paparnya.

Baca Juga:  RSUD Smart Pamekasan Raih Tiga Piala Juara 1 Lomba HUT PPNI ke-50

Semua mahasiswa yang ikut yudisium dan sumpah profesi kali ini, lanjut Layla, juga telah mengikuti Uji Kompetensi Nasional (Ukomnas) yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek Bidang Kesehatan.

“Ukomnas Prodi D3 Kebidanan dilaksanakan pada 23 Juli 2023, dan dinyatakan 100 persen kompeten. Sedangkan untuk Prodi D3 Farmasi dilaksanakan pada 20 Agustus 2023, dan dinyatakan 74 persen kompeten,” terangnya.

Layla menuturkan ada tujuh mahasiswa Prodi D3 Farmasi yang belum lulus Ukomnas kemarin. Sehingga yang bersangkutan harus mengikuti Ukomnas di periode berikutnya.

“Tentunya, bagi mahasiswa yang belum lolos tetap kami berikan pendampingan akademik berupa pengayaan materi dan pembahasan soal uji kompetensi agar mereka bisa ikut Ukomnas periode Oktober 2023 mendatang,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jelang Akhir Jabatan, Bupati dan Wabup Sampang Berpamitan ke ASN

Layla menambahkan, IPK tertinggi Prodi D3 Kebidanan diraih oleh Maulidiya dengan nilai IPK 3,61, sedangkan di Prodi D3 Farmasi diraih oleh Anisya Priyanka Prahayu Destya dengan nilai IPK 3,50.

“Kami ucapakan terima kasih kepada seluruh mitra dan stakeholder yang telah mendampingi mahasiswa kami selama tiga tahun menempuh studi di UIM. Kami juga ucapkan selamat dan sukses kepada seluruh peserta yudisium dan yang sudah melaksanakan sumpah profesi periode 2022/2023,” terangnya.

Layla berharap semoga seluruh lulusan UIM segera mendapatkan pekerjaan serta tetap menjaga nama baik almamater tercinta.(mj15/faj)