Pendaftaran Kacong Cebbhing Pamekasan 2024 Dibuka, Disporapar Target Talenta Muda Sadar Wisata

Media Jatim
Kacong
(Dok. Media Jatim) Kacong Cebbhing Pamekasan 2020.

Pamekasan, mediajatim.com – Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan resmi membuka pendaftaran pemilihan Kacong Cebbhing Pamekasan pada 22 April hingga 10 Mei 2024 mendatang.

Disporapar Pamekasan juga menyediakan loket pendaftaran khusus di kantornya untuk melayani siswa atau mahasiswa yang ingin mencalonkan diri sebagai Kacong Cebbhing Pamekasan 2024.

Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Pamekasan R. Moh. Zahri mengatakan, sejauh ini belum banyak peserta yang mendaftar karena memang baru dibuka kemarin.

“Biasanya di minggu pertama belum banyak yang mendaftar. Ini biasa terjadi pada pemilihan Kacong Cebbhing di tahun-tahun sebelumnya, apalagi sekarang memang bertepatan dengan awal hari aktif siswa pascalibur lebaran,” tuturnya, Selasa (23/4/2024).

Baca Juga:  Kapolres Pamekasan: Jangan Jadikan Polisi Alasan Pemotongan Anggaran TPS!

Pihaknya juga telah mengimbau kepada para penanggung jawab pendaftaran Kacong Cebbhing 2024 di masing-masing sekolah untuk diinformasikan kembali kepada para siswa yang berminat mendaftar.

“Informasi pendaftaran Kacong Cebbhing ini juga gencar kami promosikan di Instagram. Kemudian juga ada dua baliho di area Monumen Arek Lancor dan voice announcer di lampu merah agar lebih banyak masyarakat yang tahu bahwa pendaftaran Kacong Cebbhing 2024 telah dibuka,” jelasnya.

Dari berbagai promosi yang telah dilakukan itu, Zahri berharap banyak talenta muda sadar wisata mendaftar sebagai calon Kacong Cebbhing Pamekasan 2024.

Baca Juga:  Ruang Komisi III DPRD Pamekasan Diduga Jadi Tempat Main Judi Slot

“Semoga banyak generasi muda di Pamekasan yang berminat mengikuti pemilihan Kacong Cebbhing 2024 ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut Zahri menerangkan bahwa tujuan program ini tidak lain untuk memajukan pariwisata di Pamekasan.

“Jadi, Kacong Cebbhing yang menang nanti akan bersama Disporapar membantu urusan kepariwisataan, terutama dalam aspek edukasi, pengembangan hingga mempromosikan potensi daerah ke publik,” pungkasnya.(fit/faj)