Hukuman terhadap Madura United Berdasarkan Like-Dislike

  • Bagikan

MediaJatim.com – Hukuman 4 laga usiran tanpa penonton dan denda personal dengan total Rp125 juta. Itulah sanksi yang diberikan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, menyusul insiden pemukulan terhadap wasit asing saat Madura United menjamu Borneo FC di SGRP Pamekasan.

Bagi Suporter Madura Bersatu (K-Conk, Trunojoyo, Taretan, Peccot), keputusan tersebut penuh ketidakadilan. Mereka memohon agar komdis mengkajinya kembali. Selain tidak adil, keputusan tersebut tampak sangat kejam.

“Kenapa kami sebagai suporter dilarang mendampingi tim kebanggaan kami? Sekejam itukah Anda kepada kami? Sedang korban jiwa tidak ada, kerusakan tidak ada, babak belur tidak ada, bahkan lecet pun tidak ada. Ini benar-benar tidak adil dan sangat kejam, sungguh sebuah aturan yang mudah kebaca dengan berdasarkan like and dislike (suka dan tidak suka),” tegas Didik Pardiyanto selaku pentolan Suporter Madura Bersatu.

Baca Juga:  Rakornas II ARJ Tetapkan Haidar Alwi Sebagai Calon Menteri Kabinet Jokowi-Amin

Diterangkan, biarpun wasit asing berlisensi FIFA, mereka bukanlah Tuhan. Mereka juga manusia biasa dan bukan berarti semua keputusannya mutlak benar tanpa harus digugat.

“Kejadian ini seolah-olah sejuta persen adalah ulah dari semua pihak di tubuh Madura United FC. Anehnya, sedikitpun ulah nakal wasit asing dihalalkan begitu saja tanpa sedikitpun mau melihat kejadian yang sebenarnya,” tukas Pardiyanto.

Dalam pertandingan Madura United vs Borneo FC, wasit asing yang memimpin laga tersebut jelas memihak tim tamu. Gol bersih Peter Odemwingie dianulir, dua handball pemain Borneo FC tidak dihukum penalti, dan Dane Milovanovic dikartu merah tanpa dasar yang kuat.

Baca Juga:  Final, Madura United Kena Denda Setengah Miliar

Reporter: Hendra WCP

Redaktur: Sule Sulaiman

Foto: Istimewa

  • Bagikan

Respon (1)

Komentar ditutup.

WhatsApp chat