IMG-20240616-WA0023
IMG-20240616-WA0022
IMG-20240616-WA0001

GP Ansor Sumenep Gelar Pelatihan Perawatan Jenazah

Media Jatim

MediaJatim.com, Sumenep – Untuk mengenalkan tradisi-tradisi atau amaliyah NU dalam mengurus jenazah, Pimpinan Cabang (PC) Majelis Dzikir Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Sumenep melaksanakan Pelatihan Instruktur Perawatan Jenazah pada Minggu (04/02) di Aula SMA PGRI Sumenep.

IMG-20240615-WA0011
IMG-20240616-WA0002
IMG-20240615-WA0010
IMG-20240616-WA0003
IMG-20240616-WA0005

Pada acara kali ini, PC MDS Rijalul Ansor Sumenep bekerjasama dengan PC Fatayat NU Sumenep dan Koordinator Wilayah Densus 26 Madura. Sehingga acara ini tidak hanya dihadiri oleh perwakilan PAC Ansor se-Kabupaten Sumenep, tapi juga dihadiri oleh para pengurus Fatayat NU Sumenep dan anggota Densus 26 Madura.

IMG-20240616-WA0004
IMG-20240616-WA0007
IMG-20240616-WA0008
IMG-20240616-WA0006
IMG-20240616-WA0009

Pelatihan yang dihadiri oleh sekitar 150 orang ini diawali dengan Ngaji Kitab Kasyifatu al-Saja sebagai rujukan dalam mengurus jenazah, lalu dilanjutkan dengan penjelasan tentang penyampaian teknis mengurus jenazah yang dibarengi dengan pemuatan video, dan diakhiri dengan praktik langsung mulai memandikan sampai menguburkan jenazah.

M. Muhri, ketua PC GP Ansor Sumenep, menyampaikan bahwa salah satu tujuan acara tajhizul jenazah ini untuk memberikan kemampuan bagi para pemuda NU untuk ikut berperan dalam merawat jenazah sebelum dikebumikan.

IMG-20240615-WA0017
IMG-20240615-WA0016
IMG-20240616-WA0026
IMG-20240616-WA0013

“Kami yakin bahwa di tengah-tengah masyarakat, kehadiran para pemuda-pemudi NU sangat diharapkan untuk ikut andil dalam membantu masyarakat,” tuturnya.

Ditambahkannya, agar Kader Ansor bisa lebih memahami teknis dan keutamaan-keutamaan merawat jenazah, selain itu agar mereka bisa menyelesaikan masalah ketika dihadapkan dengan jenazah-jenazah yang terkadang fisiknya tidak utuh.

Baca Juga:  Mahasiswa Gresik Nusantara Tekankan Transformasi Mahasiswa Menuju Gresik Sejahtera

“Tujuan utama pelatihan ini adalah untuk menyelaraskan pemahaman, teknis, dan fadhail (keutamaan) dalam merawat jenazah yang diajarkan oleh para ulama, dan disesuaikan dengan berubahnya kondisi pada saat ini, karena pada saat ini ada jenazah yang tidak bisa dimandikan dengan air, maka harus melalui tayammum,” ucapnya.

Terakhir dia mengharap, acara pelatihan di tingkat PC ini bisa dilaksanakan juga di tingkat PAC yang dikomandoi oleh perwakilan masing-masing PAC Ansor yang mengikuti pelatihan, “saya mengharap, di masing-masing PAC juga bisa melaksanakan pelatihan merawat jenazah,” lanjutnya.

Reporter: Saiful Fawait

Redaktur: Sule Sulaiman