Anggota DPRD Jawa Timur Sebut Jeruk Semboro Jadi Trade Merk

  • Bagikan

MediaJatim.com, Jember-Harga jeruk yang melorot tajam menjadi perhatian anggota DPRD Jawa Timur, Moch. Eksan. Menurutnya, budidaya jeruk sesungguhnya merupakan tanaman favorit masyarakat Jember, khususnya Jember bagian barat daya, seperti Semboro, Kencong, Umbulsari, Gumukmas dan Jombang.

Namun harga jeruk yang tak stabil membuat masyarakat mengurangi lahan untuk jeruk, sehingga produksinya pun berkurang.

“Untungnya jeruk, cukup menggiurkan. Tapi biayanya juga besar. Sehingga kalau harganya rendah, ruginya minta ampun,” tukasnya saat panen jeruk di kebun milik Hariono, Desa Bagorejo, Kecamatan Gumukmas, Jember, Ahad (25/3).

Eksan berharap agar masyarakat tidak putus asa untuk bertani jeruk, apalagi jeruk merupakan komoditas favorit dan seolah menjadi trade merk buah Jember bagian barat daya. Trade merk tersebut muncul di hampir semua pedagang jeruk kaki lima yang kerap menyebut-nyebut nama jeruk Semboro sebagai strategi marketing.

“Jadi pedagang jeruk ketika ditanya dari mana jeruknya, mereka menjawab jeruk Semboro. Walaupun boleh jadi itu dari daerah lain. Itu membuktikan bahwa jeruk Somboro dan sekitarnya memang manis,” jelas Eskan didampingi Hariono.

Reporter: Aryudi AR

Redaktur: Sule Sulaiman

  • Bagikan