Marak Money Politic, BEM STISA Tolak Lewat Kajian

MediaJatim.com, Pamekasan – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Syariah As-Salafiyah (STISA) Sumber Duko Pakong Pamekasan mengadakan kajian dengan tema “Tolak Pesangon Dalam Politik”, Senin (25/02/2019).

Acara yang berlangsung pukul 09:30-11:30 WIB itu diisi oleh Moh Basri, salah satu Dosen STISA Pamekasan. Acara ini bertempat di kantor BEM setempat.

Dalam kesempatan itu, Moh Basri menyampaikan, masyarakat tidak layak dan kurang etis menerima suap dari paslon yang ujung minta dipilih.

“Tak pantas, masyarakat menerima suap saat pemilihan nanti,” tegasnya.

Terpantau, anggota yang mengekuti kajian tersebut sebanyak 7 orang; Moh Bakir, Mohammad Suri, Vikiy, Nasiruddin, Moh Hasan, Mohammad Ali, dan Sumiati.

Baca Juga:  Cegah Penyebaran Corona, Rumah Zakat Sosialisasikan PHBS di 33 Provinsi

Moh Hasan selaku ketua BEM STISA berharap, kajian rutinitas ini menjadi motivasi bagi semua mahasiswa STISA. Terutama bagi anggota BEM .

“Saya berharap kajian ini menambah motivasi anggota BEM,” tujar Moh Hasan.

Terlepas dari itu, imbuhnya, dengan adanya kajian ini, membuktikan bahwa program BEM STISA berjalan dengan baik. Sehingga, kajian ini menjadi contoh bagi organisasi yang lain, yang ads di kampusnya.

Reporter: Moh Bakir

Redaktur: A6

WhatsApp chat