Segenap pimpinan dan karyawan_20240408_235739_0000

Warga Enggan Terima Bantuan Sembako Pemerintah

Media Jatim

MEDIAJATIM.COM | Sumenep – Warga Desa Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memilih tidak menerima bantuan sembako dari Dinas Sosial (Dinsos) setempat.

8_20240408_234212_0006
21_20240408_234212_0019
5_20240408_234212_0003
2_20240408_234211_0000
3_20240408_234211_0001
10_20240408_234212_0008
Diskon_20240411_102039_0000

Bantuan dari Dinsos yang dimaksud ialah untuk warga terdampak kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) yang diberlakukan di sebagaian wilayah Kecamatan Saronggi sejak Senin (21/9/20).

6_20240408_234212_0004
14_20240408_234212_0012
7_20240408_234212_0005
Diskon_20240408_235150_0000
24_20240408_234212_0022
13_20240408_234212_0011

Tujuh Kepala Kekuarga (KK) yang tercatat sebagai calon penerima di Desa Kebundadap Timur ini,  memilih tidak hadir ke balai desa untuk menerima bantuan, Selasa (29/9/20).

“Akhirnya bantuan itu dibawa kembali oleh pihak yang dari Dinas Sosial,” ungkap Budiono, suami Kepala Desa Kebundadap Timur, Kamis (1/10/20).

Menurut pria yang juga mantan kepala desa ini, beberapa orang yang memilih tidak menerima bantuan dari Dinsos karena untuk mendapat bantuan mereka harus mau dilakukan rapid test.

“Alasannya mereka khawatir kalau hasil rapid test-nya reaktif akan dikucilkan oleh warga yang lain. Kedua, mereka merasa sehat, tidak sakit,” tuturnya.

9_20240408_234212_0007
20_20240408_234212_0018
15_20240408_234212_0013
17_20240409_074953_0000
16_20240408_234212_0014
Diskon_20240409_180711_0000

Sementara itu, Dinas Sosial berdalih bahwa bantuan sembako baru bisa diterima oleh warga jika mau melakukan rapid test.

“Untuk mengetahui penyebaran Covid-19, agar diketahui berapa yang sudah tertular dan berapa yang tidak,” ungkap Moh. Iksan, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep melalui pesan WhatsApp.

Baca Juga:  UIN KHAS Jember, Hapus Dikotomi Ilmu Agama dan Ilmu Umum

Iksan juga menegaskan, semestinya warga wajib rapid test meskipun tanpa ada bantuan sembako dari pemerintah.

“Langsung atas permintaan sekcam Saronggi (sembako) dialihkan ke desa lain. Kebetulan warganya bersedia dilakukan rapid test,” jelas Iksan.

Sejak hari Senin (21/9/20) lalu, Pemerintah Kabupaten Sumenep menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro pada tujuh desa di Kecamatan Saronggi. Diantaranya Desa Saroka, Tanah Merah, Kebundadap Timur, Kebundadap Barat, Tanjung, Langsar dan Pagar Batu.

Secara bertahap, mulai hari Selasa (29/9/20) atau sepuluh hari setelah PSBM diberlakukan, Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Sosial mulai mendistribusikan bantuan sembako dengan syarat harus mengikuti rapid test.

Reporter: NK

Redaktur: Sulaiman

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang_20240410_124753_0000
4_20240408_232459_0003
6_20240408_232459_0005
1_20240408_232458_0000
Dinas lingkungan hidup kabupaten sumenep_20240408_232720_0000
7_20240408_232459_0006
3_20240408_232459_0002
8_20240408_232459_0007
2_20240408_232459_0001