oleh

Permudah Pemecahan Masalah Matematika, Mahasiswa UNIRA Gagas Garasi Math

MEDIAJATIM.COM | Pamekasan – Pandemi Covid-19 bukan menjadi halangan untuk tetap berkreasi dan produktif. Hal itu yang ditunjukkan oleh tiga mahasiswa Jurusan Matematika di Universitas Madura (UNIRA), Halimatus Zahroh, Hafidah dan Dhofir. Melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), mereka menggagas Gerakan Literasi Matematika guna mempermudah penyelesaian masalah yang sifatnya matematis.

Sehingga dengan adanya penelitian ini, mahasiswa dari kampus tertua di Pamekasan itu berharap, peserta didik tidak lagi mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep Matematika.

“Ini membahas bagaimana kemampuan siswa dalam memecahkan masalah Matematis. Di PKM ini dengan menggunakan literasi Matematika sebagai suatu kemampuan yang ingin dicapai dalam pembelajaran matematika, agar peserta didik dapat memahami konsep matematika serta dapat menjelaskan keterkaitan antar konsep dan mengaplikasikannya,” jelas Halimatus Zahroh, Koordinator Kelompok PKM yang diberi nama Garasi Math tersebut, Ahad (11/10/2020).

Baca Juga:  Aktivis Pendidikan Desak Disdik Situbondo Atasi Masalah SD Negeri 8 Curah Tatal

Tidak hanya itu saja, tambahnya, dengan padanya Garasi Math, siswa juga dapat menggunakan pemikiran dengan konteks Matematika dalam memecahkan masalah sehari-harinya, terlebih dengan mengasah pola pikir dan menalarnya secara logis.

“Intinya Garasi Math (Gerakan Literasi Matematika) dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa,” tegasnya.

Sementara Moh. Zayyadi selaku Dosen Pendamping, mengaku bangga terhadap gagasan dan ide dari mahasiswanya untuk bisa membantu adik-adiknya yang sedang menempuh pendidikan dasar, menengah, ataupun atas dalam mengatasi permasalahan yang sering dihadapi dalam mata pelajaran Matematika.

“Gagasan mereka luar biasa. Saya melihatnya Garasi Math ini selain untuk mempermudah pemecahan masalah Matematika, juga untuk mengenalkan bahwa Matematika itu tidak sesulit yang kita bayangkan sejauh ini,” tutur Dosen Muda Alumnus Doktoral Universitas Negeri Malang itu.

Baca Juga:  Peduli Terdampak Bencana, Unisda Lamongan Bagikan Sembako

Hal positif seperti ini sangat perlu untuk didukung. Menurut Zayyadi, sapaan akrabnya, apalagi ini untuk membangun minset anak didik kita, agar tidak lagi ogah belajar Matematika. Pihaknya yakin, PKM Garasi Math akan menjadi jembatan bagi anak-anak yang sedang mengenyam pendidikan untuk tidak lagi menganggap Matematika adalah pelajaran yang harus dijauhi.

“Di dalamnya nanti kita diajak untuk mengatasi permasalah Matematika melalui berbagai pendekatan, seperti pendekatan melalui budaya lokal,” tukas penulis Buku Etnomatematika Budaya Madura tersebut.

Untuk diketahui, Garasi Math ini telah mendapatkan hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dari Simbelmawa Kemenristek Dikti RI Tahun 2020.

Reporter: Bahrul Rosi

Redaktur: Zul