Segenap pimpinan dan karyawan_20240408_235739_0000

Gus Baiqun: Ekonomi Jember Sudah Hancur

Media Jatim

MEDIAJATIM.COM | Jember – Pengasuh Majelis Shalawat Al-Ghofilin Jember, Jawa Timur, Gus Baiquni Purnomo mengaku miris dengan kondisi ekonomi masyarakat Jember yang semakin berantakan. Terbukti, saat ini roda ekonomi masyarakat nyaris macet.

8_20240408_234212_0006
21_20240408_234212_0019
5_20240408_234212_0003
2_20240408_234211_0000
3_20240408_234211_0001
10_20240408_234212_0008
Diskon_20240411_102039_0000

“Memang sekarang ada Corona, yang konon juga menyebabkan ekonomi terganggu, tapi kehancuran ekonomi di Jember juga sudah berlangsung jauh sebelumnya,” urai Gus Baiqun, sapaan akrabnya, saat berkampanye dalam rapat konsolidasi Partai NasDem Jember untuk Pemenangan Hendy-Gus Firjaun di Desa/Kecamatan Sumberjambe, Jember, Sabtu (24/10).

Menurutnya, kehancuran ekonomi di Jember salah satunya disebabkan karena kurangnya perhatian pemerintah daerah terhadap masalah pertanian. Petani di Jember mengalami nestapa nyaris tanpa henti. Pasalnya, pupuk bersubsidi mengalami kelangkaan cukup parah. Tidak hanya langka tapi
harganya juga mahal.

23_20240408_234212_0021
18_20240409_074953_0001
11_20240408_234212_0009
12_20240408_234212_0010
22_20240408_234212_0020
19_20240408_234212_0017
9_20240408_234212_0007
20_20240408_234212_0018
15_20240408_234212_0013
17_20240409_074953_0000
16_20240408_234212_0014
Diskon_20240409_180711_0000

“Sudah tahu langka, masih belum ada langkah konkret dari pemerintah daerah. Terus petani mau disuruh mupuk pakai apa?” tanyanya.

Celakanya, pupuk bersubsidi sudah langka dan mahal, harga produksi pertanian juga tak naik-naik walaupun naik namun tetap tidak sebanding dengan presentase kenaikan biaya produksi pertanian. Akhirnya pertanian di Jember mengalami sakaratul maut, sungguh mengerikan.

Baca Juga:  Memanfaatkan Medsos, Perlu Kearifan

“Buktinya gampang, daya.beli masyarakat menurun. Coba kita lihat sekarang, toko-toko sepi dari pembeli. Itu bukan semata-mata karena Corona tapi ekonomi kita memang sakaramatul maut,” jelasnya.

Gus Baiqun memastikan pasangan Hendy-Firjaun adalah sosok yang sangat peduli terhadap pertanian.

“Haji Hendy dan Gus Firjaun merasakan apa yang petani rasakan. Tidak mungkin keduanya mengabaikan nasib petani,” pungkasnya.

Reporter: Aryudi A Razaq

Redaktur: Sulaiman

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang_20240410_124753_0000
4_20240408_232459_0003
6_20240408_232459_0005
1_20240408_232458_0000
Dinas lingkungan hidup kabupaten sumenep_20240408_232720_0000
7_20240408_232459_0006
3_20240408_232459_0002
8_20240408_232459_0007
2_20240408_232459_0001