oleh

H Hendy: Jangan Sampai Terjadi, Orang Sekarat Masih Dimintai Ini dan Itu

MEDIAJATIM.COM | Jember – Calon Bupati Jember H Hendy Siswanto ternyata mempunyai perhatian yang tinggi terhadap tenaga kesehatan (Nakes). Menurutnya, Nakes mempunyai tugas yang cukup mulia sekaligus berat. Betapa tidak, jumlah antara Nakes dan masyarakat Jember yang mencapai sekitar 2,6 juta orang, sangat tidak imbang alias jomplang. Akibatnya, Nakes harus bekerja ekstra keras untuk melayani kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Karena itu, kerja mereka (Nakes) harus diimbangi dengan peningkatan kesejahteraan, minimal cukup. Kita kasih insentif agar cukup untuk menafkahi keluarganya. Sebab tugas mereka sangat berat,” ujar H Hendy di sela-sela peluncuran “Jalan-jalan Pakai Ferrari & Makan Bersama H Hendy dan Gus Firjaun” di rumah makan Terapung, Kaliwates, Jember, Senin (16/11/2020).

Baca Juga:  Gus Zen, Ibarat Beras Cukup Dilihat Bibitnya

Menurut H Hendy, selain kesejahteraan Nakes yang perlu mendapatkan prioritas, layanan kesehatan juga tak kalah pentingnya untuk dibenahi. Katanya, jangan sampai terjadi rakyat miskin dipingpong kesana-kemari untuk mendapatkan pelayanan gratis. Sebab sering kali terjadi, warga miskin sudah sakit parah tapi belum bisa ditangani karena syarat administrasinya belum lengkap.

“Jika harus menunggu syarat ini dan itu, (warga) keburu mati, mas. Wong orang sudah sekarat, masih ditanya surat lurah, ini itu, macem-macem. Kalau saya (jadi bupati), layani dulu, tangani dulu, baru setelah itu dilihat kondisi ekonomimnya. Kalau memang miskin, ya wajib kita gratiskan. Selamatkan dulu nyawanya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ifan: Peternakan Harus Bisa Meningkatkan Perekonomian Warga

Reporter: Aryudi A Razaq

Redaktur: Sulaiman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *