Iklan Stop Rokok Ilegal Sumenep

Peringati Isra Mi’raj, GP Ansor Bersama NU Majungan Gelar Serangkaian Acara

  • Bagikan

MEDIAJATIM.COM | Pamekasan – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) bersama Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ranting desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan menggelar kegiatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, bertempat di kediaman H. Dr. Mahfud (Ketua Ranting NU Desa Majungan), Rabu (17/3/2021) tadi pagi.

Kegiatan ini dikemas tiga kegiatan; yakni pertama, Santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa serta khotmil Qur’an, yang dilaksanakan tadi pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Kedua, khitan masal. Dan rangkaian acara ini nantinya akan ditutup dengan acara ketiga, yaitu pengajian umum yang akan dilaksanakan  nanti pukul 19.00 WIB.

Stop Rokok Ilegal Sumenep

Ketua PR GP Ansor Majungan, Pademawu, Pamekasan, Rusdiyono mengatakan, kegiatan ini terselenggara berkat kebersamaan pengurus Banom dan Lembaga yang berada di bawah naungan PRNU Majungan, seperti LazisNU dan GP Ansor.

Baca Juga:  Keluarga Besar GP Ansor Sumenep Berduka

“Ini kegiatan bersama, yang dimotori oleh Banom dan Lembaga NU yang berada di bawah komando PRNU Majungan,” kata Rusdiyono.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, dalam rangkaian kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini sengaja diisi dengan santunan anak yatim dan kaum dhuafa, sebagai bentuk refleksi terhadap peristiwa perjalanan Rasulullah menuju langit ke tujuh. Disebutkan, dalam peristiwa itu, selain adanya perintah sholat lima waktu, juga mengandung pesan hubungan antar manusia (Hablumminannas), termasuk membantu orang-orang sekitar yang sedang membutuhkan uluran tangan.

“Karena memang dalam peristiwa Isra Mi’raj ini juga ada pesan Hablumminannas, untuk membantu sesama saudara,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Pademawu, Syaiful Haq, menyambut baik dan sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan pengurus GP Ansor di tingkatan ranting.

Baca Juga:  Tiga PR GP Ansor di Ambunten Bangun Sekretariat Bersama

“Luar biasa, kegiatan seperti ini patut diapresiasi. Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi contoh dan semangat bagi ranting-ranting NU maupun Ansor di desa lainnya,” jelasnya.

Sebab menurutnya, ranting itu akar, jika akar itu hidup, maka pertumbuhan pohon ke atas akan menjadi lebih maksimal.

“Sejatinya memang mereka yang terus dipupuk semangatnya. Karena ranting itu akar, jika akarnya kuat, maka ke atasnya akan berfungsi lebih maksimal,” tegas mantan aktivis PMII tersebut.

Ungkapan Syaiful Haq ini, selaras pula dengan yang disampaikan Ketua PC GP Ansor Syafiuddin saat Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dua bulan lalu, bahwa rantingisasi dan upaya menghidupkan ranting itu harus disemarakkan.

Reporter: Zul

Redaktur: A6

Stop Rokok Ilegal
  • Bagikan
WhatsApp chat