Jember, mediajatim.com — Polres Jember mengimbau agar perguruan silat yang akan merayakan momen sakral malam 1 Suro 2025 untuk menjaga ketertiban.
Berdasarkan penanggalan Jawa, malam 1 Suro jatuh pada 26 Juni 2025 tepat pada pukul 18.00 WIB.
Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Candra Putra menegaskan pihaknya akan bertindak tegas kepada oknum warga perguruan silat yang tidak dapat menjaga keamanan dan ketertiban.
“Saya harus memegang teguh keamanan di Kabupaten Jember dengan kami akan menindak tegas dan memproses hukum yang berlaku,” tegasnya dalam agenda Apel Kebangsaan Kesiapan Pamter (Pengaman Terate) dalam rangka pengamanan Bulan Suro PSHT di Alun-alun Jember, Selasa (24/6/2025).
Umumnya, di momen 1 Suro ini salah satu perguruan silat PSHT akan melaksanakan beberapa agenda. Di antaranya pengesahan warga baru dan doa bersama.
Guna menjaga ketertiban tersebut, Polres Jember akan mengerahkan tim gabungan yang berjumlah 1.000 personel untuk mengawal agenda tersebut.
“Insyaallah kami akan mengerahkan 1.000 personel gabungan dari Polres Jember, TNI dan Satbrimob Polda Jatim,” imbuhnya.
Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan bahwa ketertiban di Jember tidak hanya berlangsung selama Suro semata.
“Tidak hanya di bulan Suro saja. Sepanjang tahun kita berkomitmen bersama menjaga Jember lebih laik,” terangnya, Kamis (26/6/2025).
Fawait menilai, PSHT memiliki anggota terbanyak di Jember, sehingga kontribusinya tentu signifikan.
Ketua PSHT Cabang Jember Jono Wasinudin mengimbau kepada seluruh warga PSHT untuk menjaga nama baik organisasi dan tidak melakukan tindakan yang mengganggu masyarakat.
“Tolong adik-adikku semua jaga nama baik organisasi jangan sampai besarnya organisasi ini tercoreng dengan tindakan yang mengganggu masyarakat,” ungkapnya, Kamis (26/6/2025).
Untuk menjaga keamanan, PSHT telah menyiagakan 680 personel Pamter dan 1.000 ketua ranting di seluruh wilayah Jember.
Berdasarkan penelusuran media ini, diketahui bahwa pada 1 Suro 2024 lalu tepatnya pada 22 Juli 2024 seorang anggota Polsek Kaliwates dikeroyok oleh 10 pesilat dari PSHT Jember saat melakukan patroli pengamanan Puncak Suro Agung.(den/ky)


























