2.827 Peserta Ikut UTBK SNBT 2026 di UTM, Rektor Ingatkan Ujian Bersih dari Kecurangan

Avatar photo
UTM
(Dok. Humas UTM) Rektor UTM Safi' (paling depan) beserta jajaran rektorium saat mengecek pelaksanaan UTBK SNBT di Lab Sosial, kampus setempat, Selasa (21/4/2026).

Bangkalan, mediajatim.com — 2.827 calon mahasiswa memilih mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) untuk masuk kampus di Universitas Trunodjoyo Madura (UTM).

IMG-20260410-WA0008

Pelaksanaan UTBK SNBT ini berlangsung hari ini Selasa (21/4/2026) hingga Kamis (30/4/2026) mendatang.

Rektor UTM Safi’ menyampaikan bahwa segala bentuk persiapan sudah dilakukan, mulai dari tata tertib, tempat hingga sarana dan prasarana.

“Peserta berasal dari 17 provinsi dan 72 kabupaten atau kota. Tapi peserta didominasi oleh Provinsi Jawa Timur, dengan kabupaten terbanyak, Bangkalan, Sampang, Sumenep dan Pamekasan,” ungkapnya, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga:  Beredar Video Mahasiswa UTM Diduga Aniaya Sang Pacar, Warek Janji Beri Sanksi Tegas!

Kata Safi’, UTM menyediakan 9 ruangan di lima gedung yang berbeda untuk pelaksanaan UTBK. Sementara komputer yang tersedia ada 254 unit.

aMAYzing STAYcation_20260425_170342_0000
Fantastic 4_20260425_165533_0001
Garden Choco_20260425_165533_0002
Rockman Blue_20260425_165533_0003

“Dari jumlah komputer tersebut yang dipakai 215 unit, sementara 39 lainnya menjadi cadangan. Peserta diminta tidak membawa barang apa pun selama tes berlangsung,” sambungnya.

Lebih lanjut Safi’ menerangkan bahwa tahun ini panitia menyediakan doorprize untuk satu peserta di setiap ruangan dan setiap sesi.

Selain itu, tambah Safi’, UTM juga menyediakan layanan penginapan gratis bagi peserta yang berasal dari luar kota.

Baca Juga:  Sumenep Jadi Satu-satunya Kabupaten di Madura yang Belum Dapat Jatah BSPS 2025

“Ini tersedia untuk mahasiswa juga pendamping atau orang tua yang mengantar. Fasilitas penginapan ini khusus peserta yang jauh dari UTM,” bebernya.

Pihaknya berharap, panitia melakukan pengawasan secara serius selama ujian berlangsung.

“Panitia harus bisa disiplin dan tegas menindak peserta yang diketahui melanggar. Saya harap tidak ada kecurangan apa pun dan semua pelaksanaan bisa lancar hingga hari terakhir,” tutupnya.(hel/faj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *