Sampang, mediajatim.com — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sampang menekankan pentingnya keterbukaan informasi dan komunikasi publik dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sampang.
Ketua Umum PC PMII Sampang Latifah menyampaikan, prihatin atas sikap yang dinilai kurang responsif dari Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Sampang berinisial R. Termasuk dalam merespons upaya konfirmasi dari media terkait pelaksanaan program di lapangan.
Menurutnya, setiap pihak yang terlibat dalam program unggulan pemerintah tersebut memiliki tanggung jawab moral dan administratif untuk memastikan informasi yang berkembang di masyarakat tepat, jelas, terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Respons terhadap upaya konfirmasi media merupakan bagian penting dari transparansi dan akuntabilitas. Media perlu mengonfirmasi langsung kepada yang berwenang agar informasi yang beredar tetap berimbang dan tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat,” katanya.
Pihak juga mendorong agar koordinasi antara pelaksana program dan pemangku kepentingan diperkuat, sehingga pengawasan di lapangan dapat berjalan lebih efektif.
Kemudian, Sekretaris Satgas MBG Sampang Sudarmanta juga menyayangkan kondisi kurang responsif tersebut. Dia menilai hal itu membuat Satgas kerap menjadi rujukan utama media dalam mencari konfirmasi terkait temuan di lapangan.
“Kami mendorong agar komunikasi dibenahi. Kelemahan kita ada pada penyampaian informasi yang harus diperbaiki,” katanya.
Kata dia, pihaknya sudah lama menerima laporan soal Korwil BGN Sampang tersebut. Menurutnya hal seperti itu tidak seharusnya terjadi karena BGN merupakan pengawas sentral MBG di Sampang.
“Kalau memang faktanya di lapangan begitu laporkan saja ke BGN Jawa Timur atau langsung ke pusat,” katanya, Kamis (4/6/2026).
Sementara, Korwil BGN Sampang berinisial R belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi media ini melalui pesan dan panggilan WhatsApp hingga pukul 14.15 WIB belum direspons.(wan/jun)














