Pemkab Pamekasan Siapkan Uang Tunai untuk Atlet Peraih Medali Porprov Jatim VII

MEDIAJATIM.COM | PAMEKASAN — Pemkab Pamekasan menyiapkan apresiasi berupa uang tunai. Untuk para atlet daerah yang meraih medali di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke-VII pada 25 Juni – 3 Juli 2022 mendatang.

Kepastian apresiasi itu disampaikan Wakil Bupati Pamekasan Fattah Jasin saat acara Pelepasan Atlet Porprov VII Jatim Tahun 2022 di Pendapa Ronggosukowati, Kamis (16/6/2022).

Fattah mengatakan bahwa, Pemkab sudah bersepakat dengan legislatif untuk memberi apresiasi dan jaminan setinggi-tingginya kepada para atlet berprestasi.

“Mari satukan tekad, semangat, untuk berprestasi setinggi-tingginya,” ajak Fattah pada saat pelepasan atlet.

Atlet Pamekasan peraih Medali Emas, kata Fattah, akan mendapatkan Rp25 juta. Medali Perak Rp15 juta dan Medali Perunggu Rp10 juta.

“Bukan hanya itu, akan ada tunjangan lain dan ada lain lagi di luar dugaan untuk atlet kita yang berprestasi nanti,” jelasnya.

Baca Juga:  Bupati Pamekasan: Bermitra dan Berkolaborasi Bisa Menyejahterakan Petani Tembakau

Salah seorang atlet Cabang Olahraga (Cabor) Taekwondo Pamekasan Ayu Septianingrum mengatakan bahwa, Pamekasan sejauh ini masih kurang memerhatikan para atletnya.

Untuk itu, mewakili para atlet yang akan berlaga di Porprov Jawa Timur VII 2022, dia meminta Pemkab benar-benar memastikan apresiasinya untuk para atlet peraih medali.

“Kami berharap ada kepastian yang nyata mengenai apresiasi kepada para atlet,” ungkapnya saat memberikan sambutan di Pendapa Ronggosukuwati mewakili seluruh atlet yang akan dilepas.

Septia mengatakan, apresiasi yang didapatkan atlet Pamekasan terbilang cukup rendah dibandingkan atlet dari kabupaten lain. Dia menyebutkan, Kabupaten Bangkalan dan Sumenep memberikan apresiasi yang tinggi untuk atlet-atletnya.

Baca Juga:  Bupati Baddrut Umumkan Pelaksanaan Pilkades Serentak di Pamekasan

Menurut Septia, Pemkab Pamekasan bisa memberikan jaminan kesejahteraan yang lebih tinggi dari kabupaten lain. Sebab, kata atlet perempuan kelahiran 30 September 2002 itu, Pamekasan dikenal dengan pemerintahan yang dermawan dan apresiatif.

“Apalagi Pamekasan ini familiar dengan kedermawanannya, apresiatif, minimal kita mendapat penghargaan yang sama dengan atlet di kabupaten lain,” jelasnya.

Septia sendiri telah mengharumkan Pemkab Pamekasan dengan sejumlah prestasi. Dia pernah menjuarai kategori Kyorugi pada MOK’S Taekwondo Tournament di GOR Hayam Wuruk, Surabaya, pada 2012.

Terbaru pada Porprov Jawa Timur VI tahun lalu. Septia bersama tim Taekwondo Poomsae beregu putri berhasil meraih medali emas.

Reporter: Imam

Redaktur: Sule Sulaiman

WhatsApp chat