Bangkalan, mediajatim.com — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Sumber Sejahtera Bangkalan menggunakan sumber air sungai dan sumur bor untuk mendistribusikan air bersih ke para pelanggan di 10 kecamatan.
Direktur PUDAM Sumber Sejahtera Bangkalan Sjobirin Hasan mengatakan, pihaknya mengandalkan dua mata air untuk mendistribusikan air ke pelanggan.
“Sumber utama kami ada di Sumber Pocong, Kecamatan Tragah, Bangkalan. Itu sungai yang terisolasi dari aktivitas warga, sehingga airnya bersih dan jernih,” ungkapnya, Kamis (22/4/2026).
Dari sumber tersebut, lanjut Sjobirin, air kemudian diproses di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tangkel.
Di IPA Tangkel, terang Sjobirin, air mengalami proses sedimentasi, filtrasi dan diberi kaporit secara terukur untuk membasmi bakteri.
“Setelah semua rangkaian proses itu, air kemudian didistribusikan ke wilayah Kecamatan Kota Bangkalan, Burneh dan Tragah,” imbuhnya.
Lebih lanjut Sjobirin menerangkan bahwa pihaknya menggunakan sejumlah pompa di beberapa titik untuk mendorong air ke para pelanggan.
Pompa-pompa air itu terletak di Kecamatan Bancaran dan Arosbaya masing-masing satu, kemudian tiga pompa di Kecamatan Tanah Merah, lalu dua pompa di Kecamatan Blega.
“Selain pompa, kami juga menggunakan sumur bor untuk daerah tanpa aliran sungai. Semua prosesnya sama dengan yang dilakukan di IPA,” tuturnya.
Sjobirin menambahkan bahwa setiap titik sumber air PUDAM ada petugas yang menjaga. Mereka bertugas mengontrol kebersihan air dan mendeteksi kebocoran pipa.
“Saat ini kami telah berusaha menambah sumber baru, tetapi masih belum menemukan titik dengan volume air yang sesuai,” terangnya.
Salah seorang warga Desa Pocong Khoirul Anam mengatakan, area Sungai Pocong saat ini tidak bisa sembarangan diakses warga. Sebab, kawasan tersebut tertutup dan dijaga petugas.
“Dulu masih bisa dipakai renang, sekarang sudah tidak boleh, karena jadi sumber utama untuk air PUDAM,” singkatnya.(hel/faj)












