IKG Situbondo Capai 0,390, Partisipasi Perempuan di Kancah Politik Rendah

Avatar photo
IKG
(Dok. Media Jatim) Kepala DP3AP2KB Situbondo Imam Hidayat saat diwawancarai di kantornya, Jumat (15/5/2026).

Situbondo, mediajatim.com — Indeks Kesetaraan Gender (IKG) di Kabupaten Situbondo tercatat di angka 0,390. Angka ini menunjukkan partisipasi perempuan di ruang publik, utamanya di kancah politik, masih minim.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Situbondo Imam Hidayat mengatakan, salah satu indikator utama dalam penilaian IKG adalah keterwakilan perempuan di parlemen atau di jajaran DPRD.

“Keterwakilan perempuan di parlemen masih sangat sedikit, kurang dari 30 persen. Ini yang membuat IKG Situbondo belum mencapai angka nol,” ungkapnya, Senin (18/5/2026).

Imam mengaku sering melaksanakan edukasi terkait pentingnya partisipasi perempuan di ruang publik, utamanya di bidang politik.

“Kami rutin melakukan sosialisasi kepada kalangan perempuan agar terlibat dalam dunia politik, namun yang menjadi kendala seperti peran ibu rumah tangga serta keterikatan dalam rumah tangga,” jelasnya.

Baca Juga:  Dinas Pendidikan Jember Anggarkan Setengah Miliar Rupiah untuk ATK

Menurutnya, IKG merupakan indikator penting untuk melihat seberapa besar kesenjangan antara laki-laki dan perempuan dalam berbagai aspek kehidupan.

aMAYzing STAYcation_20260425_170342_0000
Fantastic 4_20260425_165533_0001
Garden Choco_20260425_165533_0002
Rockman Blue_20260425_165533_0003

Semakin kecil angka IKG atau semakin mendekati nol, terang Imam, maka kondisi kesetaraan gender di suatu daerah dinilai semakin baik.

“IKG adalah indikator untuk mengukur ketimpangan laki-laki dan perempuan dalam banyak aspek kehidupan, seperti pendidikan, pekerjaan dan lain-lain,” tuturnya.

Kian hari, lanjut Imam, ketimpangan gender di Situbondo semakin berkurang. Terbukti, keterlibatan perempuan di berbagai sektor kehidupan mulai membaik.

Baca Juga:  Sumenep Berstatus KLB Campak, Imunisasi yang Tak Lengkap Jadi Faktor Utama

“Angkanya terus mendekati nol. Meski ketimpangan masih ada, tetapi angkanya terus menurun,” bebernya.

Menanggapi itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Situbondo Mokhammad Badri mengatakan bahwa secara umum capaian IKG di Situbondo sudah masuk dalam kategori baik.

“Angka 0,390 itu bagus, walaupun keterwakilan perempuan di parlemen hanya sekitar 20 persen,” ungkapnya.

Lebih lanjut Badri menuturkan bahwa untuk meningkatkan partisipasi perempuan di kancah politik, akses pendidikan tinggi harus dibuka lebar. “Karena kesadaran politik itu akan ada setelah pendidikan,” tutupnya.(luk/faj)

Salinan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang_20260518_115505_0000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *