Pamekasan, mediajatim.com — Sekelompok mahasiswa yang mengaku dari Forum Mahasiswa Pantura (Formatur) kembali menggelar unjuk rasa ke Pemkab Pamekasan, Kamis (16/7/2026).
Formatur menggelar aksi ketiga kali menyoroti kekosongan ratusan jabatan di Pemkab Pamekasan.
Aksi unjuk rasa ditemui oleh Bupati Kholilurrahman, Wabup Sukriyanto, Sekda Taufikurrachman dan pejabat lainnya.
Turut hadir sejumlah kepala desa mendampingi bupati. Kehadiran para kepala desa ini sempat disorot oleh para demonstran karena dianggap tidak ada kaitannya dengan Pemkab Pamekasan.
“Silakan yang tidak berkepentingan mundur, apa kaitannya para kepala desa di sini,” kata Ketua Formatur Hendra.
Menjawab itu, Bupati Pamekasan Kholilurrahman mengatakan tidak pernah mengundang kepala desa.
“Saya tidak pernah mengundang mereka, mungkin mereka ke Pamekasan mendengar ramai-ramai, apa lagi yang ramai itu soal Bupati. Kalau tadi ada kades-kades disalahkan sebagai apa, ya, sebagai rakyat Pamekasan,” jawabnya.
Mengenai itu, Sekretaris Persatuan Kepala Desa (Perkasa) Pamekasan Moh. Tamyis mengatakan bahwa kehadiran Kades memang tanpa undangan.
“Tidak ada undangan dari bupati akan tetapi Kades hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap perkembangan Pamekasan yang kondusif,” kata Tamyis, Jumat (17/7/2026).
Perkasa, kata Tamyis, peduli terhadap bupati sebagai orang tua para Kades. “Silakan, kami para Kades sangat mendukung setiap proses penyampaian aspirasi demi kemajuan Pamekasan dan kami berharap dalam penyampaian aspirasi agar mengedapankan adab dan sopan santun,” tutupnya.(fin/ky)





















