Situbondo, mediajatim.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Situbondo meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat transparan dalam mengelola anggaran yang bersumber dari dana hibah.
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Situbondo Rachmad mengatakan, ada dua tahun anggaran yang menjadi perhatian DPRD, yakni anggaran 2025 terkait penggunaan dana dan anggaran 2026 mengenai perencanaan kegiatan.
Pada anggaran 2025, KONI Situbondo menerima dana hibah sebesar Rp1,5 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp850 juta dialokasikan untuk kegiatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025.
“Rp850 juta diperuntukkan untuk Porprov 2025, namun ada pengeluaran sekitar Rp250 juta yang tidak tercatat secara jelas peruntukannya,” katanya, Kamis (9/7/2026).
Sementara, lanjut dia, pada anggaran 2026, KONI kembali menerima dana hibah sekitar Rp1,7 miliar. Padahal, pada tahun ini tidak ada agenda Porprov.
Menurut dia, hingga kini DPRD juga belum menerima penjelasan mengenai rencana kegiatan KONI selama 2026. Karena itu, pihaknya meminta penjelasan secara rinci terkait pengelolaan anggaran tersebut.
“Fraksi Partai Golkar berharap dana hibah kepada KONI benar-benar dimanfaatkan untuk pemberdayaan cabang olahraga di Situbondo,” tegasnya.
Sementara, Ketua KONI Situbondo Armand Van Kempen enggan memberikan penjelasan terkait hal tersebut. Saat dikonfirmasi media ini melalui WhatsApp, dia hanya mengirimkan nomor kontak pengurus KONI lainnya.
“Hubungi Aldera,” tulis dia dalam pesan singkatnya.
Kemudian, Ketua Harian KONI Situbondo Nusa Aldera menyatakan, seluruh penjelasan mengenai anggaran 2025 maupun 2026 telah disampaikan kepada DPRD dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IV.
“Tadi sudah hearing bersama Komisi IV, sudah selesai semua,” dalihnya.(luk/jun)
















