Sumenep, mediajatim.com – Masyarakat Dusun Sasar, Desa Kapedi, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep gotong royong memperbaiki 50 meter jalan kabupaten yang rusak parah. Perbaikan jalan ini telah berlangsung sejak seminggu yang lalu.
Warga setempat patungan untuk memperbaiki jalan tersebut. Di titik jalan rusak yang diperbaiki, warga memasang banner bertuliskan “Amal Perbaikan Jalan, karena Bupatinya Lagi Sakit”.
Salah seorang warga setempat Budi Santoso mengatakan, jalan tersebut telah rusak parah sejak beberapa tahun yang lalu.
“Berkali-kali pengendara mengalami kecelakaan karena kerusakan jalan ada di tanjakan dan posisinya agak miring. Tadi pagi saja, truk mundur dan menabrak tiang WiFi hingga bengkok,” ucapnya, Jumat (10/7/2026).
Budi juga menyampaikan bahwa warga patungan memperbaiki jalan ini karena tidak mau ada kecelakaan berulang.
“Masyarakat sangat antusias karena kondisi jalan rusak parah dan memprihatinkan. Kami khawatir akan terjadi kecelakaan lagi. Penggalangan dana dilakukan secara bergantian oleh masyarakat,” imbuhnya.
Kata Budi, penggalangan dana ini tidak hanya dilakukan oleh pemuda dan orang dewasa di lingkungan sekitar.
“Anak kecil pun ikut menggalang dana untuk perbaikan jalan. Masyarakat mengumpulkan uangnya menggunakan kardus,” ujarnya.
Hasil penggalangan dana selama seminggu, ucap Budi, sudah digunakan untuk membeli semen 120 karung serta pasir hitam dan batu cor masing-masing dua truk.
“Perbaikan jalan dikerjakan secara bertahap. Saat ini, kami memperbaiki separuh jalan dulu agar tidak memutus mobilitas pengendara,” terangnya.
Anggota Komisi III DPRD Sumenep Akhmadi Yasid mengatakan, perbaikan jalan tersebut merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Perbaikan jalan ini bukan aksi spontan masyarakat. Ini bagian dari kekecewaan yang harus dijawab dengan tindakan nyata. Jangan sampai masyarakat patungan untuk memperbaiki jalan yang menjadi kewajiban Pemkab,” ungkapnya.
Politisi dari Dapil II Sumenep itu meminta Dinas PUTR setempat untuk segera menganggarkan dan merealisasikan perbaikan Jalan Kapedi-Moncek.
“Infrastruktur bagian dari pelayanan dasar yang harus diprioritaskan oleh Pemkab. Sebab, infrastruktur berkaitan dengan keselamatan, mobilitas, konektivitas, perekonomian hingga pendidikan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Sumenep Salamet Supriyadi mengatakan bahwa Pemkab selalu menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
“Kami tahu kondisinya. Jalan tersebut memang sering dilewati air deras saat musim penghujan. Dan air deras itu menyebabkan jalan mudah rusak,” ucapnya, Jumat (10/7/2026).
Untuk memperbaiki jalan tersebut, sambung Supri, Dinas PUTR Sumenep akan mengajukan anggaran pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2026.
“Jalan itu akan kami ajukan di PAK nanti sebesar Rp600 juta. Insyaallah itu cukup untuk memperbaiki jalan sepanjang 400 meter,” jelasnya.
Lelang proyek perbaikan jalan tersebut, sambung Supri, kemungkinan masih akan dilaksanakan pada Oktober 2026.
“November 2026 itu kemungkinan sudah dikerjakan dan selesai. Kami, Dinas PUTR, meminta maaf jika jalan tersebut tidak kunjung diperbaiki, karena ada efisiensi anggaran,” tutupnya.(man/faj)
















