Pamekasan, mediajatim.com — Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) pada realisasi APBD Pemkab Pamekasan Tahun Anggaran 2025 cukup tinggi.
Berdasarkan informasi yang diterima media ini, APBD Pamekasan di tahun tersebut diproyeksikan sebesar Rp2,2 triliun.
Namun, Pemkab setempat hanya mampu menyerap sekitar Rp2 triliun dan menyisakan SiLPA di kas daerah hingga Rp158 miliar.
Ketua Komisi I DPRD Pamekasan M. Lutfi menilai besarnya SiLPA tersebut berkaitan dengan banyaknya instansi yang dipimpin oleh pejabat berstatus Pelaksana Tugas (Plt).
Katanya, hal tersebut secara tidak langsung memengaruhi beban psikologis pejabat dalam mengeksekusi program kerja.
“Hak dan tunjangan jabatan untuk Plt itu memang tidak sama dengan pejabat definitif,” jelasnya, Rabu (15/7/2026).
Politisi PKB itu menjelaskan perbedaan tersebut cenderung membuat para pejabat Plt lebih berhati-hati dalam melaksanakan program dan menyerap anggaran.
Untuk itu, pihaknya mendesak Pemkab setempat segera merealisasikan komitmen pengisian jabatan definitif melalui skema yang telah dirancang.
“Ini penting agar roda pemerintahan dan penyerapan anggaran program di sisa tahun ini bisa berjalan lebih optimal,” pungkasnya.(fin/rif)
















