SMPN 3 Sumenep Gelar Purwasiaga ke-47, Kepsek Dorong Lulusan Lanjut Pendidikan

Avatar photo
Purwasiaga
(Joni Suhartono/Media Jatim) Kepala SMP Negeri 3 Sumenep Syaiful Rizal (di tengah memakai belangkon) foto bersama siswa-siswi berprestasi di Gedung Korpri Sumenep, Rabu (20/5/2026).

Sumenep, mediajatim.com — Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Sumenep menggelar Purwasiaga ke-47 Tahun Ajar 2025-2026 di Gedung Korpri Sumenep, Rabu (20/5/2026).

Purwasiaga bertajuk “Cahaya Lentera, Terangi Semesta” ini diikuti oleh 79 pelajar kelas IX dengan perincian 43 siswa dan 36 siswi.

Kepala SMP Negeri 3 Sumenep Syaiful Rijal mengatakan, seluruh siswa yang lulus telah melaksanakan seluruh rangkaian pembelajaran.

Pihaknya berharap, seluruh anak didiknya tidak berhenti belajar untuk menggapai semua impian dan cita-citanya.

Lebih lanjut Syaiful menerangkan bahwa hari ini untuk menjadi pribadi yang sukses butuh kematangan hard skill dan soft skill.

Hard skill itu meliputi belajar, mendapat nilai bagus dan lain-lain. Sementara soft skill adalah kemampuan kita untuk bertahan hidup, seperti tahan diejek temannya sendiri, senang bersilaturahmi, bisa berjejaring, atau pintar berkomunikasi,” bebernya.

Berdasarkan penelitian, terang Syaiful, untuk menjalani kehidupan hari ini tidak cukup hanya menggunakan otak saja, tapi juga harus memaksimalkan hati dan tenaga.

Oleh karena itu, Syaiful berpesan kepada seluruh lulusan SMP Negeri 3 Sumenep untuk terus belajar dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Lebih baik kalian berpeluh kuning karena belajar saat ini daripada nanti menyesal saat dewasa,” bebernya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep Moh. Fajar Hidayat. Pihaknya turut berharap lulusan SMP Negeri 3 Sumenep kelak menjadi orang sukses.

Baca Juga:  Penghapusan UN untuk Mencegah Penyebaran Covid-19

“Semoga para lulusan sukses, semoga bisa mewarnai Kabupaten Sumenep dan Indonesia. Bukan tidak mungkin lulusan SMPN 3 Sumenep nanti menjadi orang-orang hebat. Tidak ada orang yang tahu, kita hanya bisa berusaha dan berdoa,” bebernya.(**/faj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *