Bondowoso, mediajatim.com — Jembatan penghubung menuju Dusun Gunung Malang dan Gelundang, Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang rusak parah.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sebagian pagar diganti bambu dan besi coran separuh jembatan bergeser ke bawah serta di ujung sisi utara ditopang kayu.
Salah seorang warga setempat berinisial M mengatakan, jembatan tersebut rusak sejak 2025 dan semakin parah ketika terjadi banjir besar pada Maret 2026 kemarin.
“Dulu sebenarnya pagar jembatan sudah rusak, tapi hanya pagarnya saja bukan jembatannya, kalau sekarang jembatannya sudah mau ambruk,” ungkapnya, Jumat (14/8/2026).
Dia menyebut jembatan tersebut sudah pernah ditinjau langsung oleh Pemkab setempat sekitar empat bulan yang lalu, namun belum ada perbaikan.
“Kemarin sudah pernah ditinjau, difoto-foto, tapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan diperbaiki, misalnya ada semen, batu, besi atau apa, tidak ada sama sekali,” tuturnya.
Jika tidak segera diperbaiki, pihaknya mengkhawatirkan pengendara yang melintas di jembatan tersebut lantaran kondisinya rusak parah.
“Separuh jembatannya sudah ikut ke bawah atau tidak lurus, mau ambruk itu, saya khawatir ketika sedang dilintasi terus tiba-tiba ambruk, saya harap pemerintah segera memperbaikinya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (BSBK) Bondowoso Ansori mengatakan, anggaran perbaikan belum masuk atau belum disahkan dalam APBD induk awal tahun.
Untuk itu, katanya, maka harus menunggu proses pengesahan anggaran tambahan di pertengahan atau akhir tahun.
Pihaknya mengaku telah merencanakan perlaksanaan perbaikan jembatan tersebut pada perubahan APBD 2026 mendatang.
“Kegiatan pergantian jembatan Wonoboyo akan dilaksanakan di perubahan APBD 2026,” pungkasnya.(luk/rif)













