Klarifikasi Pendukung Kholifah terhadap Klarifikasi Hamdani

  • Bagikan

MediaJatim.com, Pamekasan – Pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, Kholilurrahman-Fathorrahman (Kholifah), melakukan klarifikasi balik atas klarifikasi Hamdani selaku Ketua Paddhang Bulan Tacempah. Sebelumnya, Hamdani tampak murka karena ada akun “Muda Mekkasen” yang diduga milik tim Kholifah mencakut organisasinya sebagai pendukung Kholifah.

“Klarifikasi bukan dalam rangka pembenaran, melainkan kami menjadi tersangka tanpa bukti yang kuat,” tegas Rafi Aisyi Al Jufri selaku pendukung Kholifah dari daerah pantura.

Dalam politik, menurutnya, semua menjadi semu antara lawan dan kawan. Diterangkan, kadang pendukung masing-masing masih menggunakan peran ganda kanan kiri oke.

“Apalagi hanya sebatas akun “Muda Mekkasen” yang identitasnya tidak jelas siapa, bagaimana dan di mana. Alangkah lebih baiknya lebih arif dan bijaksana dalam menyikapi persoalan tersebut. Karena saya yakin pihak manapun yang menyikapi soal akun tersebut tidak mengetahui milik siapa. Kalau mereka tahu, sebut saja identitasnya kan selesai,” kritiknya.

Menurut Rafi, segala kemungkinan bisa terjadi. Bisa saja itu akun disengaja dibuat oleh pihak lawan dan diviralkan seolah dari pihaknya.

“Kalau Anda akan menghakimi kami semua dengan kondisi tersebut, saya pikir Anda salah besar. Dan kami akan bertanya Anda waras? Lebih bijkasanalah dan dewasalah dalam berpolitik,” kritik Rafi terhadap Hamdani.

Sebelumnya, Hamdani tidak terima organisasinya dicatut sebagai pendukung Kholifah oleh akun “Muda Mekkasen”. Itu bermula dari acara kesenian yang digelarnya. Usai acara, panitia foto bersama sembari menunjukkan jempol yang sejauh ini menjadi simbol politik pasangan Kholifah.

“Yayasan Paddhang Bulan, sebagai lembaga kajian budaya dan tradisi tidak memiliki tendensi dan tujuan-tujuan politik. Sebagaimana telah menjadi visi dan misi kami sejak awal. Acara yang kami gelar merupakan inisiatif dari kalangan muda (insan seni) dengan mengandalkan swadaya dan jejaring maupun simpatisan dari kelompok-kelompok seni yang lain,” urai Hamdani.

Reporter: Agus Supriyadi

Redaktur: Sule Sulaiman

  • Bagikan

Respon (1)

  1. Sepertinya akun Muda Mekkasen tersebut memang milik pendukung kholifah, mari kita bermain logika sebentar.
    apabila akun tersebut milik lawan (berbaur) maka sampai detik ini akun tersebut kemungkinan besar masih dapat diakses oleh masyarakat yg mungkin masih penasaran akan postingan tersebut. karena begini, kalau saudara rafi bilang politik itu menghalalkan semua cara dan sifatnya semu antar lawan atau bukan. baik, mari kita anggap akun tersebut milik lawan. apakah mungkin lawan berhenti atau cukup begitu saja melancarkan aksinya dengan menghapus akun terkait tersebut? ayo mikir

    tiba tiba akun siluman itu hilang, rasanya itu memang milik pendukung kholifah, untuk menghilangkan jejak maka mereka menutup akses pada akun tersebut.

    barulah setelah jejak dihilangkan, para hero kholifah muncul mengklarifikasi ini itu.

Komentar ditutup.